SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone menyalurkan tiga ribu paket Ramadhan Bahagia kepada para Mustahiq di Aula Masjid Agung Al Markaz Al Ma’arif, Senin (24/3)
Penyerahan paket Ramadhan diserahkan oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman secara Simbolis kepada 265 Mustahiq (orang yang berhak menerima zakat).
Pembagian paket tersebut dibagi menjadi tiga tahap, dilaksanakan selama tiga hari mulai 24-26 Maret 2025.
Para mustahiq terdiri dari Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), penyandang disabilitas, Marbot Masjid dan Satgas kebersihan.
Paket Ramadhan Bahagia berupa sembako terdiri dari Beras 5 kilo, Telur 1rak, Minyak goreng, Mie Instant, Gula pasir, biskuit dan garam. Adapun harga paket sembako tersebut ditaksir senilai Rp 200.000.
Selain pembagian paket ramadhan bahagia, Baznas Bone juga menyerahlan 1000 bantuan Alqur’an secara simbolis kepada Pondok pesantren yang ada di Kabupaten Bone.
Pimpinan Baznas Bone H Zainal Abidin menuturkan pembagian Paket Ramadhan bahagia merupakan hasil zakat maal yang bersumber dari muzakki dan diamanahkan kepada Baznas sebagai pengelola dan penyalur zakat untuk diberikan kepada Mustahik.
“Kegiatan hari ini kami menyalurkan paket Ramadhan bahagia kepada para mustahiq secara simbolis juga penyeerahan bantuan 1000 alquran pondok pesantren di Kabupaten Bone, khusus hari ini mustahik adalah dari petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup, dan insyaallah besok penyandang disabilitas, marbot masjid dan satgas kebersihan,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Bone Andi Asman Sulaiman berharap agar para mustahiq memanfaatkan paket Ramadhan bahagia yang diterima dengan sebaik-baiknya, agar sinergitas dan kepercayaan tiga stake holder Muzakki, Baznas dan Mustahiq selalu terjaga kepercayaannya.
“Baznas adalah lembaga yang diamanahkan pemerintah untuk mengelola dan menyalurkan zakat dari para pemberi zakat, kami berharap semoga apa yang telah diterima oleh para mustahik dapat bermanfaat, tetap selalu semangat dan bekerja ikhlas dalam hidup karena mungkin saja dilain kesempatan para Mustahiq akan menjadi Muzakki,” tutupnya. (WRD)






