Menu

Mode Gelap

Terbaru · 15 Agu 2020 02:29

BKPSDM Wakatobi Beri Sanksi ASN Pelanggar Netralitas


 BKPSDM Wakatobi Beri Sanksi ASN Pelanggar Netralitas Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Sesuai Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi, akan memberi sanksi bagi ASN Pelanggar Netralitas.

Kepala BKPSDM Wakatobi,  Sahibudin menjelaskan, sebagai tindak lanjut Rekomendasi KASN, ada dua sanksi yang diberikan kepada ASN Pelanggar Netralitas, yakni sanksi moral terbuka dan sanksi moral tertutup.

Untuk Sanksi moral terbuka, pemberian sanksi dilakukan oleh Pembina Kepegawaian secara terbuka dalam bentuk upacara,  disertai pembacaan surat pernyataan, agar ASN Pelanggar Netralitas tidak mengulangi perbuatannya.

Sedangkan untuk mekanisme sanksi moral tertutup atau rahasia, pihak pembina kepegawaian di masing-masing instansi, bakal memanggil ASN Pelanggar Netralitas secara tertutup agar diberikan teguran.

Pemberian sanksi ini, kata Sahibudin, dilakukan berdasarkan rekomendasi KASN, serta di perkuat dengan hasil pemeriksaan dari Tim Majelis Kode Etik di BKPSDM Wakatobi.

” Prinsipnya tim kode etik bersepakat dengan sanksi yang di berikan KASN, baik sanksi moral secara terbuka maupun sanksi moral secara tertutup, dan ini akan di tindak lanjuti oleh atasan atau kepala dinasnya masing-masing, ” ujarnya,  Jumat (14/08).

Baca juga :   Peringati Hari Sumpah Pemuda, RANGKUL Bagi Sembako

Lanjut Sahibudin, dari total 30 kasus yang dilaporkan ke KASN, terdapat 24 pelanggaran Netralitas sesuai rekomendasi KASN, sementara enam (6) kasus lainnya tidak terbukti melanggar Netralitas ASN.

Untuk 24 kasus pelanggaran Netralitas itu, enam kasus telah diproses kurang lebih sebulan lalu, sembilan (9) kasus telah diproses pagi ini (Jumat, 14/08), sedangkan 9 kasus lainnya juga sementara diproses.

” Tadi sudah kita proses ada 9 orang yang telah menghadiri panggilan dari Majelis Kode Etik dan sudah ditindak lanjuti, mudah-mudahan pada jam kedua sebentar akan datang, karena sebagian besar dari Wakatobi 2 (Kaledupa, Tomia,  Binongko), ” tutup Sahibudin. (Man)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru