SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd., secara resmi membuka Seminar Nasional Pendidikan (SENADA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USN Kolaka Tahun 2026, Senin (2/11).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 2–3 November 2026, ini diselenggarakan secara hybrid dengan pusat kegiatan di Auditorium USN Kolaka dan diikuti peserta secara daring melalui Zoom.
SENADA 2026 mengangkat tema “Pendidikan Berkualitas untuk Masa Depan Berkelanjutan: Inovasi Penelitian dan Praktik Pendidikan Menuju SDGs 2030”. Seminar ini menjadi forum akademik untuk mempertemukan dosen, mahasiswa, guru, peneliti, praktisi pendidikan, dan masyarakat umum dalam membahas berbagai tantangan serta inovasi pengembangan pendidikan.

Dalam sambutannya, Rektor USN Kolaka, Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd. menegaskan bahwa pendidikan saat ini menghadapi tantangan besar seiring perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), perubahan kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan pembangunan berkelanjutan.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, berkarakter, adaptif, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa kualitas perguruan tinggi tidak semata-mata diukur melalui jumlah lulusan, publikasi ilmiah, maupun capaian akreditasi. Lebih dari itu, keberhasilan perguruan tinggi harus tercermin dari sejauh mana ilmu pengetahuan dan penelitian yang dihasilkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, Rektor mendorong dosen dan mahasiswa FKIP USN Kolaka untuk mengembangkan penelitian dan inovasi pendidikan yang mampu menjawab persoalan aktual, terutama peningkatan literasi dan numerasi, pemerataan kualitas pendidikan, pemanfaatan teknologi digital, pendidikan inklusif, serta pengembangan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik masyarakat pesisir dan potensi lokal Sulawesi Tenggara.
“Penelitian dan inovasi pendidikan harus semakin diarahkan untuk menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat. Inilah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang kita harapkan, yakni pendidikan yang berkualitas, penelitian yang inovatif, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak,” demikian inti pesan Rektor dalam sambutannya.
Syarifuddin juga berharap SENADA FKIP 2026 tidak berhenti sebagai forum pertukaran gagasan dan penyampaian hasil penelitian. Kegiatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi, inovasi pembelajaran, publikasi ilmiah, serta kolaborasi antarlembaga yang dapat ditindaklanjuti.
Ia bahkan mendorong agar SENADA dapat dikembangkan menjadi forum ilmiah tahunan yang memiliki reputasi nasional, sekaligus memperluas jejaring akademik dan mendukung pencapaian visi dan misi USN Kolaka.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FKIP USN Kolaka, Dr. Takwa, S.Pd., M.Hum., yang hadir mewakili Dekan FKIP, menyampaikan bahwa pelaksanaan SENADA 2026 merupakan salah satu upaya fakultas dalam memperkuat budaya akademik dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan pendidikan.
Menurutnya, seminar nasional ini menjadi ruang kolaborasi bagi akademisi, pendidik, mahasiswa, dan peneliti untuk berbagi pengalaman, mendiskusikan hasil penelitian, serta merumuskan gagasan inovatif yang dapat diterapkan dalam praktik pendidikan.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat peran FKIP USN Kolaka dalam menyiapkan calon pendidik yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan di tengah masyarakat.
Ketua Panitia SENADA FKIP USN Kolaka 2026, Aqzhariady Khartha, S.Pd., M.Pd., Gr., mengatakan bahwa seminar ini dirancang sebagai wadah diseminasi hasil penelitian sekaligus penguatan jejaring akademik lintas perguruan tinggi dan praktisi pendidikan. Pemakalah yang tampil berasal dari berbagai perguruan tinggi di sedikitnya sembilan provinsi di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap para presenter dan peserta tidak hanya memperoleh tambahan wawasan dari materi yang disampaikan para narasumber, tetapi juga dapat membangun kolaborasi penelitian dan menghasilkan gagasan yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan.
Seminar nasional ini menghadirkan tiga akademisi sebagai keynote speaker, yakni Prof. Habiddin, S.Pd., M.Si., Ph.D. dari Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Elah Nurlaelah, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia, serta Prof. Sultan Baa, S.S., M.Ed., Ph.D. dari Universitas Negeri Makassar.
Kehadiran ketiga narasumber tersebut diharapkan memberikan perspektif akademik mengenai peningkatan mutu pembelajaran, penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan penjaminan mutu, serta pengembangan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Melalui SENADA FKIP USN Kolaka 2026, diharapkan lahir gagasan, hasil penelitian, dan praktik pendidikan inovatif yang tidak hanya memperkaya khazanah akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di tingkat daerah maupun nasional menuju pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030. (Hrn)






