SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE —Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, meluncurkan Program 100 Hari Kerja Pemerintahan Beramal dengan fokus utama pada percepatan layanan administrasi kependudukan di lima titik kecamatan.
Peluncuran berlangsung di Kantor Camat Lappariaja, Jumat (23/5), sekaligus menandai dimulainya layanan lebih mudah untuk pengurusan KTP-el, KK, akta kelahiran, dan akta kematian.
Program ini menjadi terobosan penting dalam meningkatkan aksesibilitas pelayanan publik, khususnya dibidang administrasi kependudukan. Lima titik layanan tersebut tersebar di Kantor Camat Lappariaja, Dua Boccoe, Mare, Kahu, serta Kantor Dukcapil Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Bone dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pendekatan layanan administrasi kependudukan di lima titik kecamatan ini adalah langkah strategis untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, akurat, dan transparan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Administrasi kependudukan yang prima adalah fondasi pemerintahan yang bersih dan responsif. Kedepan, dengan kemudahan akses ini, diharap tidak ada lagi kendala dalam pengurusan dokumen kependudukan.
Selain peluncuran layanan kependudukan, Bupati juga menyerahkan seragam gratis secara simbolis kepada pelajar SD dan SMP sebagai bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi anak-anak untuk lebih giat belajar,” tuturnya.
Andi Asman juga mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan seluruh pihak terkait.
“Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi kita semua. Mari terus bekerja bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Bone,” pesannya.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Pendidikan, DPMPTSP, serta perwakilan camat se-Bone bagian Barat. Beberapa camat juga bergabung secara virtual, memperlihatkan dukungan penuh terhadap program ini.
Dengan adanya layanan kependudukan di lima titik ini, diharapkan masyarakat Bone semakin mudah mengurus dokumen administrasi tanpa harus menempuh jarak jauh. Program ini menjadi bukti nyata upaya Pemkab Bone dalam mendekatkan pelayanan kepada warga. (WRD)






