Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 29 Jul 2025 19:01

Bupati Bone Siap Wujudkan Lumbung Hilirisasi Pertanian, Dukung Program Mentan Amran di Rakordal DIY


 Bupati Bone Siap Wujudkan Lumbung Hilirisasi Pertanian, Dukung Program Mentan Amran di Rakordal DIY Perbesar

SULTRAKITA.COM, YOGYAKARTA — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman siap mewujudkan program Lumbung Hilirisasi Pertanian yang dicanangkan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

Hal ini disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembangunan Daerah (Rakordal) Triwulan II Tahun 2025 yang digelar Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (29/7).

“Kami siap wujudkan Bone sebagai pusat hilirisasi pertanian,” tegasnya

Tak hanya itu, Andi Asman juga memaparkan potensi besar Bone sebagai penghasil komoditas unggulan yang siap bersaing di pasar global.

Berbagai komoditas unggulan tersebut diantaranya potensi kelapa dan kakao Bone yang selama ini masih banyak diekspor dalam bentuk mentah.

“Kami punya lahan subur, SDM unggul, dan komitmen kuat. Dengan dukungan teknologi dan investasi, kami yakin bisa membawa produk olahan Bone ke pasar Eropa dan Asia,” tambah Bupati Bone Andi Asman.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyebutkan Nilai ekspor kakao dan kopi RI bisa melonjak dari 20 triliun menjadi 2.000 triliun jika diolah di dalam negeri. Untuk mewujudkannya, pemerintah telah mengalokasikan 40 triliun guna membangun industri pengolahan kelapa, kakao, mente, dan kopi.

Baca juga :  Wabup Bone Sidak RSUD Datu Pancaitana, Pastikan Pelayanan Optimal Jelang Lebaran

Jika melihat kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi nasional yang mencapai 10,52%, Amran yakin Indonesia akan menjadi negara adidaya pangan jika seluruh daerah, termasuk Bone, bersinergi. Dalam artian, Indonesiatak lagi sekadar pengekspor bahan mentah, tapi raja hilirisasi.

“Momentum ini harus kita tangkap. Jangan sampai kita hanya jadi penonton di negeri sendiri,” ujarnya.

Andi Amran tak lupa memuji DIY sebagai laboratorium pertanian modern berkat adopsi teknologi drone, IoT, dan sistem digital. Ia menilai langkah ini sebagai contoh nyata pertanian tradisional yang bertransformasi menjadi industri bernilai miliaran. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Lantik 10 Pejabat, Bupati Kolaka Tekankan Pelayanan Publik yang Lebih Berkualitas

2 November 2026 - 22:55

Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMKN 9 Kolaka Siapkan 90 Alumni Bekerja di PT PAMA

2 November 2026 - 21:15

Buka SENADA 2026, Rektor USN Kolaka Dorong Inovasi Pendidikan yang Berdampak bagi Masyarakat

2 November 2026 - 16:28

Tiga Bulan Diintai, Pengedar Sabu 76,80 Gram Dibekuk Polres Kolaka

2 November 2026 - 11:25

KNPI Kolaka Gelar Lomba Baca dan Cipta Puisi, Dorong Minat Literasi Generasi Muda

2 November 2026 - 07:55

Vale Indonesia Dorong Kelembagaan Petani Organik Kolaka Lebih Mandiri dan Berkelanjutan

1 November 2026 - 17:11

Trending di Berita Utama