Menu

Mode Gelap

Terbaru · 11 Jun 2017 17:54

Bupati Butur Tekankan Pentingnya Kepedulian Anak Usia Dini


 Bupati Butur Tekankan Pentingnya Kepedulian Anak Usia Dini Perbesar

SULTRAKITA.COM – BURANGA

Menumbuhkan semangat beragama sejak dini dalam beribadah serta mengenalkan agama Islam kepada anak, Komunitas Rumah Inspirasi Masyarakat (RIM) kabupaten Buton Utara (Butur) menggelar kegiatan Gema Ramadhan di masjid Fastabikhul Khairat , kelurahan Bone Lipu Sabtu (10/6).

Kegiatan yang bertema Kokohkan Diri, Tingkatkan Kepedulian dan Raih Ketaqwaan dibuka langsung Bupati Butur, Abu Hasan.

Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, pemerintah memberikan apresiasi kepada pengelelola RIM, karena meski baru dibentuk selama tiga bulan tapi memiliki kepedulian terhadap anak usia dini.
Untuk itu, Pemkab akan mendukung kegiatan yang dilakukan RIM, karena memiliki dampak positif bagi anak.
“Walaupun masih baru, tapi para pengelola sudah memiliki kepedulian terhadap generasi muda, dengan cara menunjukan eksistensinya dalam memberikan pelajaran,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, tugas Pemerintah mulai dari pusat hingga di daerah tidak hanya membangun infrastruktur fisik, namun juga membangun negeri ini secara menyeluruh. Adapun yang di bangun bukan hanya jalan, gedung dan material lainya, tetapi termasuk sosial budaya maupun mental spritual juga ikut menjadi perhatian pemerintah.

Baca juga :   KKBB-M Sultra Serahkan Data Verifikasi Pengungsi Maluku dan Maluku Utara di Kementerian Sosial RI

“Selaku kepala daerah, bupati tidak hanya membangun infrastruktur fisik sekalipun itu penting. Memang sarana prasarana harus dibangun, jalan dan jembatan harus dibangun, tetapi sosial budayanya juga harus dibangun termasuk mental spritual keagamaan harus dibangun. Sekarang kita sudah buktikan bahwa kita memiliki kepedulian untuk memberikan pendidikan kepada anak usia sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, generasi saat ini harus sedini mungkin dibekali dengan pendidikan keagamaan, agar mereka tumbuh dan berkembang menjadi baik, berahlak shaleh, dan agar anak memahami dirinya sebagai hamba Allah SWT.

“Apaun jabatan kita, kita memiliki predikat yang sama, sama-sama hamba Allah SWT., Sama-sama punya kewajiban untuk taat, sama-sama berkewajiban melaksanakan perintahnya. Yang membedahkan kita hanyalah tugas keseharian, oleh karena itu, mereka yang giat belajar saat ini diharapkan untuk melaksanakan perintah allah SWT. dan menjadi harapan masyarakat desa wakurempa dan kelurahan bone lipu khususnya, serta masyarakat Buton Utara pada umumnya,” paparnya.

Ia juga meminta para Kepala Desa, Lurah dan Camat agar terus memonitor kerja-kerja keagamaan agar bisa
berkesinambungan. Selain itu juga, tiap desa dan lurah harus memiliki Taman Pengajian Alquran (TPA), sehingga anak-anak selain mendapat pembelajaran dari sekolah, mereka juga akan ditampung oleh masyarakat melalui TPA dl

Baca juga :   Digiring ke Jakarta, ADP Hanya Bisa Lambaikan Tangan

“Kalau ini digalakan yakin Butur akan memiliki generasi yang baik secara fisik, pikir, dan rohaninya,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Ketua RIM Butur, Wa Ode Veby Verlina mengatakan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini, untuk
menambah semangat anak dalam beribadah. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi selama tiga bulan ini , masih ada sebagian anak yang belum mengetahui tata cara shalat dan mengaji.

“Setelah kita melakukan evaluasi pengajaran jarak jauh, ternyata masih banyak adik-adik yang belum mengetahui tata cara shalat, mengaji, dan lain-lain. Jadi kami berinisiatif menggelar kegiatan gema ramadhan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selain gema ramadhan, RIM Butur akan mencari target sekolah-sekolah yang kekurangan guru untuk berkontribusi sebagai tenaga pengajar.

“Kami baru saja terbentuk tiga bulan. Adapun kegiatan yang dilakukan tidak hanya gema ramadhan ubi tapi juga membuka lapak baca, dan pengajaran jarak jauh,” ujarnya.

Dipilihnya Desa Wakurempa dan kelurahan Bone Lipu, lanjut Veby, di dua wilayah ini anak usia sekolah sangat minim bahan bacaanya dan angka putus sekolah berpotensi tinggi.

Baca juga :   Begini Kronologis Pembantaian di Kolut yang Disebabkan Oleh Tangisan Balita

“Gema Ramadhan dimaksud diisi dengan kegiatan lomba dan materi keagamaan lainya, demgan tema Kokohkan diri, Tingkatkan Kepedulian dan Raih Ketaqwaan. dan kegiatan ini tidak hanya mencari juara, tapi dijadikanya sebagai wadah silaturahim untuk terus memotifasi semangat sekolah mereka sampai pada jenjang-jenjang lebih tinggi lagi,” tandasnya. (Arn)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tim Penilai PKK Koltim Lakukan Penilaian di Desa Lalosingi

14 Juni 2024 - 22:27

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

Trending di Terbaru