Menu

Mode Gelap

Terbaru · 29 Sep 2017 08:52

Bupati Wakatobi Terima Penghargaan Kebudayaan dan Maestro Seni 2017


 Bupati Wakatobi Terima Penghargaan Kebudayaan dan Maestro Seni 2017 Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Satu lagi Prestasi yang mengharumkan nama Kabupaten Wakatobi di kancah nasional. Kamis (28/9), Bupati Wakatobi, H Arhawi menerima Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni tradisi 2017.

Pemberian Penghargaan yang berlangsung di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud itu, diterima Bupati Wakatobi H Arhawi, pada Kategori Pemerintah Daerah atas Komitmennya Melestarikan Kebudayaan dan Mendorong Kemajuan Masyarakat.

Jaemuna, Pelaksana Kadis Dikbud Kabupaten Wakatobi menyebutkan, Pencapaian ini patut mendapatkan apresiasi, mengingat untuk pertama kalinya Wakatobi mendapat penghargaan sebagai maestro seni dan Kebudayaan. Penghargaan untuk kategori serupa, hanya diterima lima daerah di Indonesia, yaitu Kota Banda Aceh, Kota Sawah Luntoh dan Kabupaten Wakatobi.

“Penilaiannya berdasarkan komitmen Pemda melestarikan budaya setempat, seperti festival Melala, Festival Kepualauan Tukang Besi, Festival Barata Kaledupa, termasuk dengan adanya pembangunan museum bajo. Dii Sultra, Wakatobi yang pertama kali mendapatkan penghargaan ini, untuk kategori Pemerintah Daerah”, ungkap Jaemuna saat dikinfirmasi via telepon, Jumat (29/9).

Lebih lanjut Jaemuna menambahkan, untuk mempertahankan penghargaan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wakatobi, terus mengupayakan pelestarian seni dan budaya lokal demi mendukung kebijkan Pemerintah Daerah. Diantaranya pembentukan sanggar seni dan kegiatan seniman masuk mengajar. Program ini bertujuan memperkenalkan seni dan budaya di sekolah, sehingga seni dan budaya lokal bisa dikenal dan dijaga kelestariannya.

Baca juga :   Kepala Badan PPSDMP Kunjungan Balitbangtan BPTP Sultra

Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni 2017 oleh Kemendikbud ini, diberikan kepada 44 Budayawan dan pegiat budaya atas komitmennya bagi pelestarian budaya dan seni.

Penilaian berdasarkan tujuh kategori, yakni Kategori Pencipta Pelopor dan Pembaru, Kategori Pelestari, Kategori Anak dan Remaja, Kategori Maestro Seni Tradisi, Kategori Komunitas, Kategori Pemerintah Daerah, dan Kategori Perorangan Asing.

Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi menjadi upaya pembinaan dan apresiasi pemeriah melalui Kemendikbud, terhadap sumber daya manusia yang memiliki komitmen pada nilai-nilai budaya melalui upaya pewarisan, pengembangan, dan pemanfaatan seni tradisi.

Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Tradisi 2017 ini, diharapkan dapat menginternalisasi nilai budaya, membangun kesadaran masyarakat serta meningkatkan kebanggaan dan motivasi generasi muda bagi pengembangan kebudayaan Indonesia dalam kerangka penguatan karakter bangsa.(Man)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

18 November 2023 - 17:32

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

7 November 2023 - 14:45

Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago
Trending di Terbaru