Menu

Mode Gelap

Terbaru ยท 30 Sep 2020 06:13

Catatan 4; NKRI untuk Konawe Utara


 Catatan 4; NKRI untuk Konawe Utara Perbesar

Oleh: JAELANI, M.Si

13 Tahun lalu, tepatnya 2 Januari 2007 Konawe Utara (konut) terbentuk menjadi Daerah Otonom Baru di Sultra berdasarkan UU No 13 tahun 2007 beribukota Wanggudu.

Memiliki 13 Kecamatan, 159 Desa dan 12 Kelurahan, potensi Sumber Daya Alam Konawe Utara sangat melimpah, pada titik inilah Konawe Utara membutuhkan sosok pemimpin yang visioner.

Kita ketahui bersama bahwa daerah ini memiliki beberapa kawasan pertambangan, memiliki ribuan hektar potensi persawahan, perkebunan kelapa sawit, kakao, serta potensi pariwisata, perikanan dan kelautan yang harus dikembangkan menjadi potensi, agar mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan menyerap lapangan kerja.

Banyak Perubahan yang terjadi di Konawe Utara sejak di mekarkan, terutama beberapa aspek strategis dalam tata kelola kehidupan masyarakat yang mengalami kemajuan.

Ini perlu diapresiasi sebagai bagian dari prestasi pemerintahan sebelumnya, tentunya harus dilanjutkan dengan visi yg lebih progresif dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melihat Pasangan Raup โ€“ Iskandar Mekuo mampu melanjutkannya.

Dengan Visi Konawe Utara yang Mandiri dan Religius menuju Masyarakat Sejahtera, Pasangan dengan akronim ‘Nurani Kami Raup Iskandar’ (NKRI) menitikberatkan pada beberapa hal antara lain,

Baca juga :   Pemda Wakatobi Hadirkan Tiga Dokter Spesialis Di Puskesmas

1. Perbaikan Tata kelola Pemerintahan,

2. Menjamin terpenuhinya sarana-prasarana pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan dan keterseidaan pangan),

3. Mendorong Pembangunan Infrastruktur Ekonomi,

4. Membangun Sektor Pertanian dan Perikanan, 5. Pengembangan pariwisata dan Budaya lokal,

6. memperbaiki tatanan kehidupan politik, pembinanan mental sehingga masyarakat akan menjadi penggerak pembangunan.

Akan banyak tantangan bagi Pasangan Raup โ€“ Iskandar Mekuo dimasa datang,

Pertama, bagaimana meningkatkan daya serap daerah terhadap eksploitasi sumber daya alam, khususnya bidang pertambangan nikel, sehingga manfaatnya bisa lebih besar dirasakan daerah dan masyarakat

Kedua, bencana tanah longsor, banjir bandang masih saja terjadi. Mitigasi bencana harus menjadi kesadaran pemerintah Konawe Utara dimasa datang.

PKB melihat Pasangan NKRI adalah sosok yang sederhana, sedikit bicara dan akan banyak bekerja untuk kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Konawe Utara, sehingga semua jaringan PKB akan bekerja sekaligus mewujudkan kemenangan pasangan ini di 9 Desember mendatang.

NKRI, Nomor 1 Untuk KONAWE UTARA.

#BangJay #MariMenghadirkanCinta #PKB #Bangkit #Solid #Menang

*) Penulis Adalah Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sulawesi Tenggara (Sultra)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award
Trending di Terbaru