SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Jelang Ramadhan 1446 H/2025 M Forkopimda Bone menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pinpinan Daerah Kabupaten Bone.
Rakor ini digelar di Aula Gedung PKK Jalan Andi Mappanyukki Kecamatan Tanete Riattang Barat, Jumat (14/1).
Dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra dihadiri segenap Forkopimda Bone dan Perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone.
Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk mengantisipasi kerawanan sosial menjelang Idul Fitri, dan memastikan suasana tetap kondusif, juga mempersiapkan rangkaian acara serah terima memori jabatan Bupati dan wakil Bupati Bone terpilih.
Pj Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra menuturkan, dalam memasuki bulan suci ramadhan 1446 H/2025 M kondisi pengamanan perlu ditingkatkan dan menjadi kewajiban bersama untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Ia juga menyinggung mengenai suasana politik yang berlangsung damai di Kabupaten Bone, khususnya dalam pemilu serta pilkada yang berjalan aman dan terkendali tanpa kendala.
Terbukti dengan tidak adanya sengketa pilkada di Kabupaten Bone, sehingga mengantarkan Bupati dan Wakil Bupati Bone Terpilih untuk dilantik pada tanggal 20 Februari 2025 mendatang.
“Terkait pengamanan di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, kita harus intens melaksanakan patroli-patroli untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di masjid-masjid, dan seperti biasa jelang ramadhan untuk mengendalikan laju inflasi, dinas perdagangan dan Dinas ketahanan pangan akan menggelar Pasar murah agar harga bahan pokok tetap stabil,” ujarnya.
Senada dengan Pj Bupati Bone, Danrem141 Toddopuli Kolonel Inf Andre Clift Rumbayan, menyerukan sikap toleransi umat beragama agar tetap terjaga sikap saling menghormati dan saling menghargai antara masing-masing pemeluk agama di Kabupaten Bone.
“Memasuki bulan Ramadhan ini, Marilah kita menjaga toleransi kerukunan umat beragama, saling menghormati, agar tercipta Bone yang damai, aman dan tentram, serta meminimalisir kegiatan-kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan bulan Ramadhan, ” ucapnya.
Sementara itu Kapolres Bone AKBP Erwin Syah menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dalam.menyambut bulan suci ramadhan dan idul fitri 1446 H/2025 M.
Terkait hal tersebut ada beberapa langkah yang akan diambil oleh Polres Bone sebagai antisipasi dalam mencegah munculnya potensi-potensi gangguan dan ketertiban masyarakat, serta gangguan keamanan dalam berlalu-lintas, yaitu melakukan operasi selama 10 hari mulai 20 Februari hingga menjelang Ramadhan.
“Kami akan melaksanakan kegiatan Rutin Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), kita menginginkan bulan suci ini betul-betul dilaksanakan dengan khusyuk. Kami akan siapkan personil, berkoordinasi dengan instansi tetkait, kita gelar operasi penyakit masyarakat, mulai dari miras, judi, balap liar, senjata rakitan termasuk narkoba dan kita akan menggelar operasi pasar untuk menjamin stok pangan dan stok BBM agar selalu terpenuhi,” pungkasnya. (WRD)






