SULTRAKITA.COM, Morowali – Peningkatan mutu layanan kesehatan primer menjadi fondasi penting bagi kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk, bagian dari MIND ID, melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, menginisiasi Service Excellence Improvement Program bagi tenaga kesehatan dan staf Puskesmas Bahomotefe.
Program ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang kesehatan, yang difokuskan pada penguatan kualitas layanan kesehatan di wilayah operasional perusahaan.
Sebagai fasilitas layanan kesehatan primer, Puskesmas Bahomotefe memiliki peran strategis dalam memastikan akses layanan yang berkualitas, ramah, dan terpercaya.
Seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan publik, penguatan budaya pelayanan prima yang berorientasi pada pasien menjadi kebutuhan mendesak.
Berbeda dari pelatihan konvensional, program ini dirancang sebagai proses capacity building dan coaching system berkelanjutan selama tiga bulan.
Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku, pola pikir, dan kebiasaan kerja tenaga kesehatan melalui sesi kelas, pendampingan lapangan, serta evaluasi berkala.
Materi pendampingan mencakup komunikasi efektif dengan pasien, pengelolaan emosi dan empati, profesionalisme tenaga kesehatan, serta pengembangan sistem layanan yang responsif, akuntabel, dan humanis.
Pendekatan partisipatif juga mendorong peserta untuk merefleksikan praktik layanan sehari-hari dan mengidentifikasi peluang perbaikan secara berkelanjutan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Morowali, Jumiati, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Pelatihan pelayanan prima biasanya hanya berlangsung singkat, sementara program ini berjalan hingga tiga bulan sehingga berpotensi mengubah mindset pelayanan secara nyata. Ini penting karena tenaga kesehatan adalah garda terdepan layanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (28/4).
Kepala Puskesmas Bahomotefe, Hartia, menilai program ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan.
“Program ini sangat membantu meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan. Manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Sementara, pemateri pelatihan, Muhlis, menegaskan bahwa pelayanan prima merupakan kunci membangun kepercayaan publik.
“Service excellence bukan sekadar standar layanan, tetapi bagaimana tenaga kesehatan memahami dan merespons kebutuhan pasien secara empatik dan profesional,” jelasnya.
Sementara itu, Head of External Regional & Growth PT Vale, Endra Kusuma, menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan.
“Kesehatan masyarakat adalah fondasi produktivitas. Keberhasilan operasional perusahaan tidak terlepas dari kualitas hidup masyarakat di sekitarnya. Karena itu, kami berkomitmen menghadirkan program yang memberikan dampak nyata,” ujarnya.
PT Vale memandang kolaborasi dengan fasilitas kesehatan sebagai investasi sosial jangka panjang yang menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Program ini berkontribusi pada peningkatan mutu layanan kesehatan, produktivitas masyarakat, serta penguatan kepercayaan multipihak.
Program ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
- SDGs 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
- SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
- SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Selain itu, program ini mendukung implementasi KEPMEN ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018, khususnya pada pilar kesehatan dalam pengelolaan pertambangan berkelanjutan.
Sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, PT Vale Indonesia terus menjalankan program PPM terintegrasi di bidang kesehatan, pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, dan pelestarian lingkungan. Melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan, perusahaan turut mendorong terwujudnya masyarakat Morowali yang sehat, produktif, dan sejahtera. (*)






