Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Apr 2025 10:25

Gelar Rakor Bersama OPD, Mentan RI Proyeksi Bone Jadi Contoh Nasional Pelaksanaan Program MBG


 Gelar Rakor Bersama OPD, Mentan RI Proyeksi Bone Jadi Contoh Nasional Pelaksanaan Program MBG Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menggelar Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025.

Rapat yang berlangsung di Aula La Tea Riduni ini menjadi langkah strategis mewujudkan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Program MBG merupakan terobosan besar yang dirancang untuk memberikan makanan bergizi kepada kelompok rentan, termasuk siswa, ibu hamil, menyusui, dan balita.

Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyatakan, Kabupaten Bone diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam implementasi program ini.

“MBG bukan sekadar program makan gratis, tapi investasi masa depan. Dengan gizi yang baik, generasi muda Bone akan tumbuh cerdas, sehat, dan produktif. Ini juga jadi peluang besar bagi UMKM, petani, dan nelayan lokal untuk terlibat dalam rantai pasok,” ungkapnya.

Andi Amran Sulaiman menambahkan, Program MBG diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan malnutrisi, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja dan peluang UMKM, serta mengurangi angka putus sekolah.

Baca juga :  BKPM Puji Komitmen PT Vale Dalam Praktik Pertambangan Berkelanjutan

Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyambut antusias program ini dan menyatakan komitmen dan kesiapan Pemda untuk mensukseskan Program MBG.

“Kami siap sukseskan program Presiden Prabowo. 137.654 penerima manfaat di 27 kecamatan akan dilayani oleh 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap SPPG akan menyediakan makanan bergizi untuk 3.000-3.500 orangper hari,” jelasnya.

SPPG, kata Andi Asman, berperan memasok makanan bergizi dengan melibatkan petani, nelayan dan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.

Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, dimana ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi menjadi fondasi kemajuan bangsa.

“MBG adalah bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi ini, kita wujudkan Bone yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkas Bupati Bone.

Program MBG di Kabupaten Bone mengintegrasikan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dukungan semua pihak dinilai krusial untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 74 kali

Baca Lainnya

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

27 Oktober 2026 - 21:10

Gebyar Bulan Bahasa 2026, USN Kolaka Dorong Kreativitas dan Literasi Generasi Muda

27 Oktober 2026 - 09:47

Wakil Rektor III USN Kolaka Buka GOPE IV, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

27 Oktober 2026 - 09:15

Vale Indonesia Perkuat Kapasitas Petani Binaan di Morowali Melalui Pelatihan Pertanian Organik Berkelanjutan

24 Oktober 2026 - 12:10

Trending di Berita Utama