SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menggelar Rapat Koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bone untuk mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025.
Rapat yang berlangsung di Aula La Tea Riduni ini menjadi langkah strategis mewujudkan komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
Program MBG merupakan terobosan besar yang dirancang untuk memberikan makanan bergizi kepada kelompok rentan, termasuk siswa, ibu hamil, menyusui, dan balita.
Mentan RI Andi Amran Sulaiman menyatakan, Kabupaten Bone diproyeksikan menjadi percontohan nasional dalam implementasi program ini.
“MBG bukan sekadar program makan gratis, tapi investasi masa depan. Dengan gizi yang baik, generasi muda Bone akan tumbuh cerdas, sehat, dan produktif. Ini juga jadi peluang besar bagi UMKM, petani, dan nelayan lokal untuk terlibat dalam rantai pasok,” ungkapnya.
Andi Amran Sulaiman menambahkan, Program MBG diharapkan mampu menurunkan angka stunting dan malnutrisi, meningkatkan konsentrasi belajar siswa, memperkuat ketahanan pangan, membuka lapangan kerja dan peluang UMKM, serta mengurangi angka putus sekolah.
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyambut antusias program ini dan menyatakan komitmen dan kesiapan Pemda untuk mensukseskan Program MBG.
“Kami siap sukseskan program Presiden Prabowo. 137.654 penerima manfaat di 27 kecamatan akan dilayani oleh 50 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setiap SPPG akan menyediakan makanan bergizi untuk 3.000-3.500 orangper hari,” jelasnya.
SPPG, kata Andi Asman, berperan memasok makanan bergizi dengan melibatkan petani, nelayan dan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.
Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, dimana ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi menjadi fondasi kemajuan bangsa.
“MBG adalah bukti nyata sinergi pemerintah dan masyarakat. Dengan kolaborasi ini, kita wujudkan Bone yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” pungkas Bupati Bone.
Program MBG di Kabupaten Bone mengintegrasikan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dukungan semua pihak dinilai krusial untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. (WRD)






