Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 11 Agu 2024 19:42

Hadiri Dialog Suara dari Desa, H Rusli tekankan Pentingnya Integritas dan Netralitas


Hadiri Dialog Suara dari Desa, H Rusli tekankan Pentingnya Integritas dan Netralitas Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Ketua Apdesi Bone, H Rusli menghadiri dialog Ngopi Bone yang mengangkat Tema “Menuju Pilkada Damai: Suara dari Desa”. Dialog ini digelar disalah satu cafe di jalan Jenderal Sudirman, Minggu (11/8).

Selain ketua Apdesi Bone hadir pula komisioner KPU Bone Divisi Perencanaan data dan informasi Nuryadi Kadir, Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar, Perwakilan Kesbangpol, serta Bahtiar Parenrengi sebagai moderator.

Dialog Ngopi Bone diikuti organisasi kemahasiswaan, awak media juga pengamat politik serta beberapa organisasi masyarakat dan lainnya.

Dalam dialog yang diselenggarakan oleh Media Boneku tersebut Ketua Apdesi Bone H Rusli menekankan pentingnya masalah Integritas dan Netralitas bagi para Kepala Desa sebagai pucuk pimpinan tertinggi di Desa.

“Tetap pada intinya Kepala Desa punya Integritas dan Netralitas, menjaga aman dan damai itu memang harus dimulai dari Desa. Ketika kepentingan dan kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi maka nyaman dan damai itu sulit untuk diciptakan,” tuturnya.

Lebih lanjut H Rusli menyampaikan, Kepala Desa harus melaksanakan tugas yang dienban dengan sebaik-baiknya dan menjaga kepercayaan yang dimandatkan masyarakat kepada mereka.

Baca juga :   Pemprov Tetap Tak Liburkan Sejumlah Pelayanan Masyarakat

“Tugas Kepala Desa adalah bagaimana menciptakan kenyamanan dan kedamaian apalagi terkait masalah Pilkada, Kepala Desa harus hadir 24 jam untuk melihat kebutuhkan masyarakat dibawah, karena dari Desa kita membangun,” jelasnya.

Sementara itu Komisioner KPU Bone Nuryadi Kadir menyampaikan, mengenai politik uang yang marak terjadi dalam pesta demokrasi, Ia mengimbau untuk menggencarkan diskusi mengenai politik uang agar dapat memberikan pemahaman serta edukasi kepada masyarakat.

“Kita harus menjaga marwah Demokrasi, makanya kita harus banyak-banyak meggelorakan, mendisikusikan tentang politik uang terutama di Kampung-kampung. Hal ini sangat penting karena Desa dianggap sebagai sasaran empuk, walaupun kita tahu bahwa sangat sulit untuk merubah mindset seseorang, makanya kita harus tegas menolak bahwa kami tidak ingin lagi ada politik uang,” pungkasnya.

Penandatangana Petisi Pemilu Damai oleh Narasumber dan Peserta Dialog Ngopi Bone. (Foto: Wardah)

Diakhir Dialog Ngopi Bone, para Narasumber dan peserta dialog melakukan penandatanganan Petisi Pemilu Damai sebagai wujud dukungan untuk menciptakan Pemilu yang damai dan bermartabat. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 130 kali

Baca Lainnya

Kurang dari 24 Jam, Tim Elang Anti Bandit Polres Kolaka Berhasil Bekuk Pelaku Pelaku Curat di Lamokato

18 Mei 2026 - 16:27

Kapolri Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolda, Tiga Brigjen Resmi Dilantik

17 Mei 2026 - 17:33

Pengedar Sabu Diciduk di Pomalaa, Pemasok Diduga Warga Binaan Lapas Kendari

14 Mei 2026 - 20:18

ANTAM Kolaka Salurkan Bantuan Tanggap Darurat 168 Warga Terdampak Banjir

13 Mei 2026 - 22:54

PWAT UBPN Kolaka Kunjungi Pertanian Organik dan Produksi Teh Bunga Telang di Desa Puubunga

13 Mei 2026 - 10:16

Polres Kolaka Tangkap Terduga Pelaku Curat, Mobil Hilux Curian Ditemukan di Sulawesi Utara

12 Mei 2026 - 12:20

Trending di Berita Utama