Menu ✖

Mode Gelap

Berita Utama · 22 Mei 2024 13:11

HIPMI Kolaka Dukung Keberlanjutan Operasional PT Vale di Bumi Mekongga


 HIPMI Kolaka Dukung Keberlanjutan Operasional PT Vale di Bumi Mekongga Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kolaka – BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kolaka menyatakan dukungannya terhadapa keberlanjutan operasional PT Vale Indonesia di Bumi Mekongga.

Pernyataan dukungan disampaikan, pasca pemerintah menerbitkan perpanjangan Izin Usaha diterbitkannya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) atas nama PT Vale.

IUPK yang diterima PT Vale 13 Mei 2024 memberikan kepastian hukum untuk beroperasi di wilayah konsesinya

Ketua Bidang Perdagangan, Perindustrian dan ESDM BPC HIPMI Kabupaten Kolaka, Muh.Yunus Wahid mengatakan, hadirnya PT Vale memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kolaka, karena investor masuk ke Kolaka dengan membuka lapangan pekerjaan dan lapangan bisnis.

Menurutnya, keberadaan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang menggandeng Zhejiang Huayou Cobalt Company Limited dan produsen mobil dunia Ford Motor untuk mengembangkan fasilitas pengolahan High-Pressure Acid Leaching (HPAL) di Pomalaa, Kolaka, Sulawesi Tenggara (Proyek HPAL Pomalaa) patut didukung.

“Proyek PT Vale sudah mencatatkan perkembangan dengan diberikannya IUPK, berarti operasionalnya mendapat dukungan penuh pemerintah. PT Vale patut didukung, kehadirannya membuka lapangan kerja dan usaha,” katanya.

Baca juga :  Gelar Upacara, SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan Peringati HUT PGRI

Muh Yunus Wahid menuturkan, proyek HPAL Pomalaa akan mengadopsi dan menerapkan proses, teknologi dan konfigurasi HPAL Huayou yang telah teruji untuk memproses bijih limonit dan bijih saprolit kadar rendah dari tambang PT Vale di Pomalaa, untuk menghasilkan Produk Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dengan potensi kapasitas produksi hingga mencapai 120 ribu metrik ton nikel per tahun.Diperkirakan, dalam waktu maksimum 3 tahun pengerjaan pabrik akan rampung.

Sebagai pengurus HIPMI Kolaka memberikan apresiasi keberadaan PT Vale Indonesia Tbk di Kolaka dalam kegiatan operasinya selalu terintegrasi

“PT Vale sangat konsen terhadap lingkungan, belum pernah saya melihat ada perusahaan bisa memadukan antara kegiatan tambang dan reklamasi lingkungan. Tentu penerapan seperti ini patut dicontoh oleh perusahaan tambang lainnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, jika ada riak-riak penolakan atas kehadiran PT Vale merupakan hal wajar saja, asalkan mereka dapat memastikan jika kajian dan datanya sesuai. Jangan sampai, membuat opini dimasyarakat yang arahnya bisa merugikan masyarakat Kolaka karena investor bisa saja meninggalkan Kolaka karena adanya riak tersebut. (bak)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

Baca Lainnya

Menteri Perindustrian Resmikan Gerbang USN Kolaka, Dorong Dukungan DPR RI untuk Pembangunan Kampus

1 November 2026 - 09:15

ANTAM UBPN Kolaka Raih The Sustainable Spark Award 2026, Reklamasi 451 Hektare dan Tanam 501 Ribu Pohon

31 Oktober 2026 - 19:08

FKIP USN Kolaka Gandeng SMAN 1 Lalolae, Perkuat Kompetensi Guru Terapkan Pembelajaran Mendalam

31 Oktober 2026 - 18:11

Vale Indonesia IGP Pomalaa Perluas Keterlibatan Vendor Lokal

31 Oktober 2026 - 12:12

IBCA MMA Sultra Optimistis Hadapi Porprov 2026 di Kendari

31 Oktober 2026 - 08:12

Pendapatan PT Vale Melonjak 27 Persen, Tembus AS$896 Juta hingga September 2026

30 Oktober 2026 - 09:09

Trending di Berita Utama