Menu

Mode Gelap

Berita Utama ยท 25 Nov 2022 17:44

Gelar Upacara, SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan Peringati HUT PGRI


Gelar Upacara, SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan Peringati HUT PGRI Perbesar

SULTRAKITA.COM, KONAWE SELATAN – SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan adalah salah satu dari 29 sekolah satap di Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Sekolah ini berada di salah satu pulau yang ada di Kecamatan Laonti, tepatnya di Desa Tambolosu.

Sekolah ini di pimpin oleh Halman, S.Pd yang juga adalah salah satu warga asli Tambolosu.

Suasana upacara peringatan HUT PGRI

Kecamatan Laonti adalah salah satu daerah di Kabupaten Konawe Selatan yang masih termasuk dalam kategori daerah terpencil, dikarenakan akses transportasi ke daerah atau pulau ini masih sangat minim dengan proses perjalanan yang bisa dikatakan ekstrim, gelombang laut yang tidak menentu, alat transportasi yang masih menggunakan perahu-perahu nelayan seadanya, serta lokasi antar daerah ataupun desa di Kecamatan tersebut di pisahkan oleh laut, membuat daerah ini masuk dalam area terpencil.

Suasana upacara peringatan HUT PGRI

Meskipun SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan berada di Kecamatan Laonti yang notabene adalah daerah terpencil, tidak mengecilkan semangat para guru untuk senantiasa menginspirasi.

Baca juga :   Keluar dari Rutan Kolaka, ADP Dijemput Istri

Salah satunya adalah dengan memperingati Hari Guru Nasional dengan melaksnakan upacara bendera dimana petugas upacara diperankan oleh Ibu dan Bapak guru.

Hal ini dilakukan para dewan guru sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap profesi guru dan juga membangkitkan rasa nasionalisme pada diri guru maupun siswa.

Salah satu guru di SD -SMPN Satap 6 Konawe Selatan, Siti Hajrah Lasorea, S.Pd mengatakan, 25 November 2022 diperingati sebagai ulang tahun PGRI yang juga bertepatan dengan Hari Guru Nasional. Keluarga besar SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional, Jumat 25 November 2022.

Upacara bendera kali ini dikemas dalam nuansa yang berbeda. Pasalnya pada upacara kali ini para Dewan Guru di SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan menjadi petugas upacara bendera,” ujarnya.

Mulai dari Pembina upacara, pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca UUD 1945, pembawa acara, dan doa dilaksanakan oleh guru-guru SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan, dan untuk pesertanya melibatkan seluruh siswa-siswi SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan.

Baca juga :   Daftarkan Caleg, Rombongan DPW PKB Sultra Kenakan Sarung Tenun Khas Berbagai Daerah

“Upacara bendera spesial Hari Guru Nasional dan peringatan Ultah PGRI ini telah dipersiapkan oleh Dewan Guru yakni dengan latihan dua hari sebelum pelaksanaan upacara,” ujarnya.

Jelang 25 November 2022, sekolah telah mempersiapkan moment spesial Hari Guru Nasional ini dengan melaksanakan upacara yang berbeda dengan upacara pengibaran bendera disetiap hari senin.

Tujuan dari penampilan berbeda dalam upacara bendera kali ini, adalah untuk memberikan inspirasi dan motivasi kepada para murid, utamanya siswa-siswi SD-SMPN Satap 6 Konawe Selatan untuk senantiasa berinovasi dan membangun kerjasama yang baik antar siswa, pun dalam masyarakat nantinya.

“Selain itu, peringatan Hari Guru Nasional ini juga mengajak kita semua untuk mengingat jasa-jasa para guru yang tak kenal lelah dalam upayanya mencerdaskan anak bangsa, sebab guru adalah jalan untuk mengenal jendela dunia melalui ilmu yang mereka ajarkan. Meskipun, pada era ini dunia bisa kita lihat dalam genggaman kita mealui teknologi yang berkembang pesat saat ini. Namun, guru tetaplah dibutuhkan untuk senantiasa membimbing dan mengarahkan pandangan kita pada hal-hal positif, sebagai bekal kehidupan dengan petuah-petuah bijaknya,” jelasnya

Baca juga :   Lima Putusan PTUN Belum Dilaksanakan, FPD adukan Pemda Wakatobi Ke DPRD

Harapan dari seluruh dewan guru SD-SMPN Satap 6 Konawe selatan kedepannya semoga kegiatan ini semakin meriah dan bias terlaksana lebih baik lagi dari tahun ini, juga dapat dilaksanakan oleh sekolah-sekolah lain, khusus nya sekoah yang berada di Kecamatan Laonti, karena dengan keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki sekolah-sekolah dipeisisir Konawe Selatan bukanlah suatu alasan untuk tidak memperingati hari-hari nasional dan bersejarah seperti ini.

“Karena dengan terlaksananya kegiatan-kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi untuk siswa disekolah bahwasanya proesi guru adalah profesi yang mulia. Karena guru ibarat sebuah lilin yang rela melelehkan tubuh nya demi menerangi kehidupan,” tandasnya. (Ikl)

Artikel ini telah dibaca 265 kali

Baca Lainnya

PJW Bongkar Praktik Galian C Ilegal di Wakatobi, Oknum APH Diduga Terlibat

18 April 2026 - 10:55

Bidik Prestasi Nasional, PT Vale dan Disdik Kolaka “Upgrade” Skill Guru Lewat Bimtek OSN

13 April 2026 - 17:27

Pendaftaran Ditutup, 7 Figur Siap Disaring Ketat di Pilrek USN

13 April 2026 - 08:19

Sabet 5 PROPER Hijau, PT ANTAM Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan

13 April 2026 - 07:58

PT Vale Edukasi Warga Watalara Cegah TBC, Tekankan Deteksi Dini dan Pola Hidup Sehat

10 April 2026 - 13:53

Detik-detik Penutupan, Guru Besar Universitas Negeri Makassar Masuk Bursa Pilrek USN Kolaka

10 April 2026 - 11:45

Trending di Berita Utama