SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone menggelar Bimbingan Manasik Haji 1446 H/2024 M di Masjid Agung Al Markaz Al Ma’arif Bone, Senin (21/4).
Acara ini dihadiri oleh Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Selatan Ali Yafid, serta Kakan Kemenag Bone H Abdul Rafik.
Dalam sambutannya, Ali Yafid menekankan pentingnya manasik haji sebagai bekal ilmu bagi calon jamaah.
“Manasik haji adalah fondasi. Dengan pemahaman yang baik, jamaah bisa menjalankan ibadah secara mandiri dan khusyuk,” ujarnya.
Diketahui Kabupaten Bone mengirimkan 776 jamaah haji tahun ini, terbesar kedua setelah Kota Makassar. Mereka terbagi dalam 4 kloter, 3 kloter berangkat pada gelombang pertama dan 1 kloter pada gelombang kedua.
Ali Yafid mengimbau agar jamaah tidak bergantung pada pihak ketiga dalam pelaksanaan ibadah.
“Jika manasiknya dipelajari dengan sungguh-sungguh, insya Allah haji bisa dilaksanakan secara mandiri,” tegasnya.
Selain itu dalam Manasik Haji, jamaah juga dibekali informasi tentang barang yang boleh dan tidak boleh dibawa, serta tata cara pelaksanaan rukun dan wajib haji, Kemenag memastikan semua kebutuhan dasar jamaah sudah terjamin. Karena menurutnya tugas jamaah Haji adalah fokus pada ibadah.
Sementara itu Bupati Bone Andi Asman Sulaiman Berharap agar calon Jamaah Haji Bone senantiasa menjaga kesehatan dan melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan bimbingan manasik haji sebaik mungkin.
“Ini adalah kesempatan emas. mari persiapkan diri dengan matang agar haji kita mabrur,” singkatnya. (WRD)






