Menu

Mode Gelap

Sulselkita · 22 Mei 2025 15:06

Kolaborasi Bosowasi Kunci Jaga Stabilitas Harga Pangan di Sulsel


Kolaborasi Bosowasi Kunci Jaga Stabilitas Harga Pangan di Sulsel Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Kolaborasi empat kabupaten, meliputi Bone, Soppeng, Wajo, dan Sidrap (Bosowasi) menjadi fokus utama dalam High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar di Aula La Teya Riduni, Bone, Kamis (22/5).

Pertemuan strategis ini dihadiri Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Wakil Bupati Wajo Baso Rahmanuddin, perwakilan Pemda Soppeng dan Sinjai, serta TPID Provinsi Sulsel.

ini menjadi momentum penting bagi empat kabupaten untuk menyusun strategi bersama, mulai dari penguatan logistik dan menjaga stabilitas harga pangan di wilayah penyangga ekonomi Sulsel.

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menekankan pentingnya pendekatan berbasis kawasan dalam mengendalikan inflasi, sebab menurutnya Inflasi tidak ditangani sendiri-sendiri.

“Bosowasi memiliki karakteristik unik dalam pasokan komoditas strategis. Dengan kerja sama terintegrasi, kita bisa menciptakan solusi tepat sasaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wabup Bone menyampaikan, dalam HLM TPID kawasan Bosowasi ini disepakati beberapa poin diantaranya; memperkuat rantai pasokan antar-kabupaten untuk menghindari kelangkaan komoditas, meningkatkan pengawasan harga di pasar tradisional dan modern, serta mempercepat respons terhadap dinamika inflasi melalui real-time data sharing.

Baca juga :   Dukung Misi Dekarbonisasi Pemerintah, PT Vale Terus Berinovasi Kurangi Penggunaan Energi Fosil

Dengan skema kolaborasi ini, diharapkan kawasan Bosowasi dapat menjadi role model pengendalian inflasi berbasis kawasan di Sulsel.

“Target kami, inflasi terkendali, ekonomi tumbuh, dan masyarakat sejahtera,” pungkas Andi Akmal Pasluddin.

Pertemuan ini juga menghasilkan rencana aksi bersama, termasuk pelatihan UMKM, penguatan food estate, dan sistem pemantauan harga terpadu—langkah konkret untuk menjaga stabilitas ekonomi di jantung Sulawesi Selatan. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 199 kali

Baca Lainnya

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:25

Polisi Sebut Hanya Satu Pemilik Izin di Lokasi Tambang Desa Lampoko

25 Juli 2026 - 23:40

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 10:49

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:15

Trending di Berita Utama