Menu ✖

Mode Gelap

Sulselkita · 21 Jun 2025 17:47

Korban Tawaroe Babak Belur Dikeroyok di Pesta Nikah, 30 Jahitan di Kepala, Pelaku Masih Bebas


 Korban Tawaroe Babak Belur Dikeroyok di Pesta Nikah, 30 Jahitan di Kepala, Pelaku Masih Bebas Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE —Darah menggenang, tubuh babak belur. Sultan (korban) harus menanggung 30 jahitan di kepalanya setelah dikeroyok tiga orang tak dikenal di sebuah pesta pernikahan di Desa Tawaroe, Bone.

Ironisnya, hingga kini pelaku masih bebas berkeliaran, sementara korban terbaring lemah dengan luka parah.

Peristiwa penganiayaan terjadi di lokasi pesta pernikahan di Are’e, Desa Tawaroe, Jumat (20/6). Korban tiba-tiba dikeroyok tiga orang Pelaku.

Awalnya, korban berdiri menelpon di pinggir jalan. Kemudian pelaku datang langsung memukul korban dengan menggunakan botol kaca.

Selanjutnya pelaku memukul badan korban, sehingga korban mengalami luka terbuka pada bagian kepala dan sejumlah memar di bagian badan.

Keluarga korban, Yusri memprotes pelaku tidak diamankan padahal adiknya menderita luka parah di bagian kepala.

“Ada tiga puluhan jahitan di kepala adik saya ini, sementara pelaku masih berkeliaran di kampung,” kata Yusri, Sabtu (21/6).

“Informasi di lokasi kejadian mereka tiba-tiba saja datang mengeroyok membabi buta, pelaku sekitar tiga orang,” tambah Yusri.

Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Alvin Aji Kurniawan mengaku akan mengatensi penganiayaan di Dua Boccoe.

Baca juga :  Bawaslu Bone Gelar Sosialisasi Netralitas ASN, Ini Poinnya

“Kita akan selidiki, mohon waktu ya,” kata Iptu Alvin Aji Kurniawan saat dikonfirmasi.

Diketahui, Sultan (korban) warga Dusun Pallatebbue, Desa Tawaroe, menderita luka 30 jahitan terbuka di kepala, dan sejumlah memar di badannya.

Keluargapun menuntut keadilan. Sementara polisi masih menyelidiki, warga setempat dihantui kekhawatiran pelaku akan kembali beraksi. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 107 kali

Baca Lainnya

Vale Indonesia Perkuat Kapasitas Petani Binaan di Morowali Melalui Pelatihan Pertanian Organik Berkelanjutan

24 Oktober 2026 - 12:10

Antam dan Polres Kolaka Tanam Cemara Laut di Pomalaa, Kurangi Dampak Debu

23 Oktober 2026 - 21:01

Vale Indonesia Intensif Tangani Karhutla di Wilayah IGP Pomalaa

23 Oktober 2026 - 11:03

Vale Indonesia Perkuat Kemandirian Masyarakat dan Ekonomi Lokal melalui PPM Expo 2026 di IGP Pomalaa

21 Oktober 2026 - 14:01

Rektor USN Kolaka Resmikan Wirausaha Digital 2026, Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha

20 Oktober 2026 - 09:55

ANTAM Kolaka Berbagi Pengetahuan Ekonomi Biru di Seminar Nasional Oseanografi UHO

19 Oktober 2026 - 16:49

Trending di Berita Utama