SULTRAKITA.COM, Wawo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan XII Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar kegiatan penyuluhan door-to-door bertema “Gunakan Antibiotik dengan Bijak” di Desa Salurengko, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, pada 28–29 Juli 2025. Kegiatan ini menyasar lima dusun dan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar dan bertanggung jawab.
Sebanyak 14 mahasiswa dari berbagai program studi terlibat langsung dalam kegiatan ini. Dua di antaranya berasal dari Program Studi Farmasi, yang secara khusus menyampaikan edukasi mengenai prinsip 5T dalam penggunaan antibiotik, terutama untuk jenis yang umum digunakan seperti amoksisilin. Mereka menjelaskan pentingnya tidak memberikan sisa antibiotik kepada orang lain, tidak menggunakan antibiotik kecuali untuk infeksi bakteri, serta mendorong masyarakat untuk bertanya kepada apoteker terkait informasi obat. Selain itu, mereka menekankan agar masyarakat tidak membeli antibiotik tanpa resep dokter dan tidak menyimpan antibiotik sebagai persediaan di rumah.
Mahasiswa dari program studi lain seperti Sistem Informasi, Akuntansi, Hukum, Administrasi Publik, Manajemen, Pendidikan Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, PPKn, Teknik Pertambangan, dan Pendidikan Geografi turut berperan aktif dalam mendampingi warga yang mengalami kesulitan membaca. Mereka membacakan materi penyuluhan dan membantu pengisian kuisioner agar informasi dapat tersampaikan secara merata.
Survei singkat yang dilakukan selama kegiatan mencatat 25 responden yang pernah mengonsumsi antibiotik, terdiri dari 24 perempuan dan 1 laki-laki. Temuan lapangan menunjukkan bahwa mayoritas responden membeli antibiotik di warung dan menggunakannya untuk mengatasi demam dan sakit gigi—bukan untuk infeksi bakteri sebagaimana mestinya. Hal ini menunjukkan masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang tepat.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan surat resmi dari Kepala Desa Salurengko dan telah mendapat persetujuan dalam sesi Seminar Program Kerja KKN sebelum pelaksanaan di lapangan. Kehadiran mahasiswa disambut hangat oleh masyarakat, yang menunjukkan antusiasme dan keramahan dari pintu ke pintu. Suasana akrab dan bersahabat menjadi kekuatan tersendiri dalam menyampaikan pesan kesehatan secara langsung.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bapak Hariadi Syam, P. Pd., M. Pd., yang secara aktif memberikan dukungan penuh terhadap aktivitas mahasiswa. Kehadiran beliau menjadi penguat semangat mahasiswa dalam menjalankan program kerja di lapangan.
Penyuluhan ini bukan sekadar penyebaran informasi, tetapi juga penanaman benih perubahan perilaku. Upaya kecil dari pintu ke pintu ini membuktikan bahwa kesadaran bijak penggunaan antibiotik dapat tumbuh secara organik di masyarakat. Seperti yang disampaikan oleh salah satu mahasiswa peserta KKN, “Penyuluhan ini bukan hanya penyebaran informasi, melainkan penanam benih perubahan perilaku. Upaya kecil dari pintu ke pintu ini membuktikan bahwa kesadaran bijak penggunaan antibiotik dapat tumbuh secara organik di masyarakat. Bukan sekadar edukasi, namun penguatan budaya kesehatan yang membawa dampak jangka panjang.”
Dengan mengusung tagline “Langkah kecil, dampak besar”, mahasiswa KKN Reguler XII USN Kolaka menunjukkan bahwa sinergi lintas disiplin ilmu dan kepedulian nyata mampu menciptakan perubahan positif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat desa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan yang dilakukan dengan pendekatan personal dan empatik dapat memberikan dampak yang berkelanjutan. (bak)






