Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 1 Des 2023 16:49

Makam Raja Bone Ke XVI Ditetapkan Jadi Cagar Budaya


Makam Raja Bone Ke XVI Ditetapkan Jadi Cagar Budaya Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Makam Raja Bone Ke XVI, La Patau Matanna Tikka Matinroe Ri Nagauleng, ditetapkan menjadi Cagar Budaya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone melalui Dinas Kebudayaan.

Penetapan Makam Raja Bone Ke XVI sebagai Cagar Budaya, dilakukan dalam Sidang Cagar Budaya Tahun 2023, di Baruga La Teya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jumat (1/12).

Selain Makam Raja Bone Ke XVI yang terletak di Kecamatan Cenrana, Pemda Bone juga menetapkan Struktur Batu Goro’e (Sumpang Labbu) Kecamatan Bengo dan Kompleks Makam La Paijo Kecamatan Kajuara, sebagai Cagar Budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, H Andi Murni menuturkan, penetapan Makam Raja Bone Ke XVI dan dua lainnya sebagai Cagar Budaya, diawali dengan pendaftaran Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) oleh Tim Pendaftaran Cagar Budaya (TPCB) kepada Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Kemudian TACB Universitas Hasanuddin yang diketuai oleh Profesor Dr Muhlis Hadrawi, mengkaji ODCB yang telah didaftarkan oleh TPCB Kabupaten Bone.

Selanjutnya TACB merekomendasikan apakah ODCB yang telah didaftarkan, layak atau tidak menjadi Cagar budaya melalui Sidang Penetapan.

Baca juga :   Meriahkan Hut Sultra, Pemda Kolaka Utara Siap Tampilkan Ekonomi Kreatif

“Kemudian rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya tersebut, diserahkan kepada Bupati Bone untuk ditetapkan dengan Surat Keputusan sebagai Cagar Budaya Bone Tahun 2023,” tutur H Andi Murni.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone, Andi Muhammad Guntur menuturkan, tiga Cagar Budaya yang didorong melalui Sidang Penetapan, memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama dan kebudayaan di Kabupaten Bone.

“Sidang Cagar Budaya telah sesuai dengan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Cagar Budaya,” kata Pj Sekda Bone. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 316 kali

Baca Lainnya

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:25

Polisi Sebut Hanya Satu Pemilik Izin di Lokasi Tambang Desa Lampoko

25 Juli 2026 - 23:40

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 10:49

Membangun Nilai Tambah Melalui Praktik Pertambangan Berkelanjutan, Menteri Investasi Apresiasi Praktik ESG PT Vale di Morowali

23 Juli 2026 - 14:15

Trending di Berita Utama