SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) di Kampung Halamannya di Desa Bakunge Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan.
Mentan Amran disambut antusias ribuan masyarakat. Ia didampingi oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, serta keluarga besar, termasuk putranya Andi Amar Ma’ruf Sulaiman.
Turut hadir Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong, tokoh agama, tokoh adat, serta sejumlah tokoh penting lainnya yang ikut membaur bersama masyarakat dalam nuansa Ramadan yang penuh kebersamaan.
Pada kesempatan tersebut Ia menegaskan bahwa setiap pejabat sejatinya harus jadi pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Pesan itu Ia sampaikan dihadapan ribuan warga, Kamis (19/3).
“Jabatan itu amanah. Pejabat itu pelayan masyarakat, harus bekerja untuk kepentingan rakyat,” tegas Mentan Amran di hadapan warga.
Dihadapan warga, Mentan Amran juga membagikan pesan inspiratif tentang perjuangan hidup dan pentingnya kerja keras. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki peluang yang sama untuk sukses, terlepas dari latar belakang dan keterbatasan yang dihadapi.
“Siapapun dia, semua bisa sukses. Kami ditempa dari kondisi yang sulit, seperti berlian yang terbentuk dari tekanan hingga menjadi sesuatu yang bernilai tinggi,” ujarnya.
Pernyataan itu disambut hangat warga yang hadir, terlebih karena disampaikan langsung di kampung halaman yang menjadi saksi perjalanan hidupnya hingga berhasil menembus panggung nasional.
Selain menyampaikan pesan tentang kepemimpinan dan perjuangan hidup, Mentan Amran juga memaparkan sejumlah capaian sektor pertanian Indonesia yang kini mendapat perhatian dunia internasional.
Ia mengungkapkan bahwa sektor pertanian Indonesia telah memperoleh pengakuan global, termasuk penghargaan dari Food and Agriculture Organization (FAO) sebanyak dua kali dalam setahun.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pertanian Indonesia mampu tampil kuat di tengah tantangan global.
Kedepan, pemerintah, kata Amran, akan terus mendorong program hilirisasi pertanian agar sektor ini semakin memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Salah satu fokus yang disorot adalah pengembangan industri pakan ternak, yang diharapkan bisa dikelola secara lebih kuat oleh negara sehingga membuka akses lebih luas bagi masyarakat untuk beternak dan meningkatkan pendapatan.
Tak hanya itu, Ia juga menyinggung pentingnya program MBG bagi generasi muda sebagai langkah strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul, sekaligus menjadi penggerak ekonomi rakyat dari bawah.
Momen tersebut juga mempertegas komitmen pemerintah, khususnya melalui sektor pertanian, untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan rakyat. (WRD)






