SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman turun langsung menemui warga terdampak banjir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran membawa bantuan besar senilai total Rp9,5 miliar, berupa 170 ton beras dan uang tunai untuk masyarakat korban banjir.
Kedatangan Mentan yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) itu menjadi perhatian warga di wilayah terdampak, khususnya di Kelurahan Panyula, Kecamatan Tanete Riattang Timur.
Di tengah kondisi banjir yang masih menyisakan dampak bagi ribuan warga, kehadiran pemerintah pusat dinilai memberi harapan sekaligus dukungan moril bagi masyarakat.
Mentan Amran meninjau langsung kondisi pemukiman warga yang terdampak genangan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
Ia juga berdialog dengan warga untuk mendengar berbagai keluhan, mulai dari rumah yang terendam, kerusakan perabotan rumah tangga, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat.
“Hari ini ada 33 truk bantuan, 170 ton bantuan beras. Ini diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak banjir, semoga bisa mengurangi beban masyarakat,” ujar Amran saat menyerahkan bantuan, Senin (12/5).
Dalam kesempatan itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan senilai Rp8 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bone untuk penanganan dampak banjir dan pemulihan masyarakat terdampak.
Tak hanya itu, Amran juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp1 miliar sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Bone. Bantuan tambahan turut diberikan Anggota DPR RI Andi Amar Ma’ruf Sulaiman sebesar Rp500 juta.
Total bantuan yang disalurkan dalam kunjungan tersebut mencapai Rp9,5 miliar, termasuk distribusi 170 ton beras yang diangkut menggunakan 33 truk bantuan.

Mentan Amran menegaskan pemerintah akan terus hadir dalam penanganan bencana, termasuk memastikan bantuan tersalurkan cepat dan tepat sasaran agar masyarakat bisa segera bangkit dari dampak banjir yang melanda Kabupaten Bone. (WRD)






