SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Pariwisata Kabupaten Bone dari Objek Wisata Tanjung Pallette dinilai mengalami peningkatan yang signifikan setelah melalui Uji Petik.
Hal ini diketahui saat Kepala Bidang Pembinaan Hotel, Rumah Makan dan Tempat Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Andi Tenri memaparkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Bone, Kamis (13/2).
Andi Tenri menyebutkan uji petik dilakukan selama kurang lebih 5 bulan, Ini merupakan terobosan Dinas Pariwisata Kabupaten Bone dalam upaya meningkatkan PAD, khususnya di Objek Wisata Tanjung Pallette.
“Realisai PAD tahun 2023 hanya 266.400.000 dari tatget 600.095.000 atau sekitar 38 persen,tahun 2024 dari Bulan januari hingga 18 september pemasukan wisata tanjung Pallette sebesar 177.910.000 atau sekitar 44,5 persen dari target kemudian September hanya 9 juta rupiah,
“Dari sisa waktu yang 3 bulan mustahil rasanya untuk mencapai target tahunan, oleh karenanya dilakukan langkah terobosan. Kami sepakat mengambil alih untuk melakukan uji petik selama 1 bulan, Pada kamis 19 september dibuatkan surat tugas kepada 14 orang honorer untuk melakukan penjagaan dan penarikan retribusi secara bergantian,” jelasnya.
Lebih lanjut Andi Tenri menyampaikan, dari hasil uji petik selama satu bulan, Dispar mendapatkan pemasukan 69.920.000 dan uji petik tetap dilanjutkan karena masih mengejar target di Objek Wisata Tanjung Pallette. Dan hasil uji petik selama 3 bulan sebesar 164.020.000, dari total 85,5 persen.
“Tahun 2025 Januari hingga 11 Februari dalam jangka waktu 1 setengah Bulan pemasukan objek Wisata Tanjung Pallette sebanyak 108.600.000 rupiah. Uji petik selama kurang lebih 5 bulan objek wisata tanjung Pallette memasukkan dana retribusi ke kas daerah sebanyak 272 620.000 Rupiah,” pungkasnya.
Ketua Komisi IV DPRD Bone Andi Muhammad Salam membenarkan adanya kenaikan PAD di Dinas Pariwisata terkait pengelolaan Objek Wisata Tanjung Pallette.
“Dinas pariwisata kabupaten Bone perlu diapresiasi. Kami melihat PAD Objek Wisata Tanjung Palette dari tahun 2023 hingga pertengahan 2024 tidak ada perkembangan, oleh karenanya bersama mitra kami di Komisi IV kami menyampaikan ke Dispar untuk melakukan uji petik di Oktober.”
“Kemudian Setelah melalui rapat kerja menanyakan updatenya kami melihat ada peningkatan yang sangat signifikan kurang lebih 50 persen, ” pungkas pria yang akrab disapa Lilo ini. (WRD)






