SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di stadion Lapatau Bone semakin berjaya, hal ini tentunya menjadi spirit bagi mereka yang sedang mengembangkan usahanya dibidang kuliner.
Stadion Lapatau Bone selain sebagai tempat melakukan aktivitas olahraga dalam rangka untuk menyehatkan badan seperti joging, senam dan aktivitas olahraga lainnya, stadion Lapatau juga menghadirkan sarana wisata kuliner bagi para pengunjung.
Adapun usaha UMKM yang bisa ditemui sangat beragam mulai dari masakan, kue-kue, hingga minuman herbal, semua tersedia di lokasi stadion Lapatau sehingga kita bisa memilih menu kuliner yang diminati.
Andi Takdir, Salah satu pelaku usaha UMKM di stadion Lapatau merasa sangat diuntungkan dengan adanya aktivitas olahraga jogging yang diminati masyarakat Bone sehingga banyak pula masyarakat yang turut berbelanja kuliner untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh, tidak jarang para pengunjung makan sambil nongkrong bersama kolega serta sanak famili dilokasi tersebut.
“Saya sudah menjual di stadion Lapatau dalam bidang kuliner selama tiga tahun lebih, yang saya jual berupa makanan khas Bone yaitu Buras, ayam/bebek Palekko dan Ayam nasu likku, biasanya saya jual dengan harga 25 ribu perporsi,” ungkapnya, Minggu (1/6).
Andi Takdir juga menyebut penghasilan dari usaha kulinernya bisa mencapai jutaan rupiah dan saat ini dia juga sudah memperluas pasaran dengan membuka cabang di kawasan pasar pagi Bone, terakhir ia berharap kegiatan UMKM di Stadion Lapatau dapat berjalan terus-menerus dari masa ke masa dan tetap diminati masyarakat Bone.
“Saya menjual di stadion Lapatau setiap hari minggu, alhamdulillah omzet yang saya peroleh sebesar 6 juta rupiah dalam sehari, untuk buras saya biasanya memasak beras sebanyak 40 liter, sedangkan untuk jualan saya sendiri habis terjual kurang lebih sebanyak 200 porsi dan hari biasa 100 porsi, saya juga sudah membuka cabang di lokasi eks pasar sentral Bone depan Bank Danamon, usaha kuliner saya ini juga berada dibawah naungan dinas perindusttian Kabupaten Bone, ” pungkasnya. (WRD)






