SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka memberikan apresiasi atas pelaksanaan operasi katarak gratis yang digelar PT Vale Indonesia. Program ini dinilai sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang selama ini harus menunggu lama untuk mendapatkan layanan operasi akibat panjangnya antrean pasien di rumah sakit.
Asisten I Setda Kolaka, Mirdan Athar menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menjalankan program Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, khususnya pada aspek peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
“Katarak masih menjadi salah satu penyakit mata yang banyak diderita warga, sehingga kehadiran operasi gratis menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Untuk itu, kata Mirdan, Pemda Kolaka juga akan mendorong agar perusahaan lain yang beroperasi di daerah ini dapat melakukan kegiatan serupa. “Keterlibatan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan Kesehatan,” katanya.
“Akan lebih baik lagi apabila dapat dilaksanakan dua kali dalam setahun, selain dapat menjangkau lebih banyak penderita katarak, juga mempercepat penuntasan katarak di Kabupaten Kolaka, ” Imbuhnya.
Senior Manajer Health, Safety, Operational Risk (HSOR) PT Vale IGP Pomalaa, Guntur Surianing Hadi menjelaskan, Operasi katarak gratis merupakan kegiatan kedua yang dilaksanakan PT Vale, setelah program serupa digelar pada 2024 lalu. Pada tahun 2025, kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 11 hingga 14 Desember, dan terbuka bagi masyarakat yang memenuhi syarat medis.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 53 warga mendaftar dan mengikuti proses skrining kesehatan. Dari jumlah tersebut, 33 pasien dinyatakan layak menjalani operasi katarak. PT Vale sendiri menargetkan dapat melayani hingga 50 pasien.
“Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemeriksaan awal hingga tindakan operasi, dilaksanakan tanpa dipungut biaya. Untuk tahun ini ada peningkatan jumlah pasien operasi katarak gratis dibanding tahun 2024 yang berjumlah 23 pasien” ujarnya.
Guntur menjelaskan, sebelum operasi dilakukan, seluruh peserta wajib menjalani skrining kesehatan untuk memastikan kondisi pasien memungkinkan dilakukan tindakan medis. Proses ini dilakukan untuk menjaga keselamatan pasien sekaligus memastikan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.
Kegiatan operasi katarak gratis, kata Guntur, merupakan bagian dari komitmen PT Vale terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ketiga: Good Health and Well being.
Lebih lanjut, Guntur mengatakan, operasi katarak gratis tidak hanya berhenti pada proses operasi, namun pasca operasipun pihaknya akan tetap melakukan pendampingan untuk memastikan proses penyembuhan pasca operasi dapat maksimal.
“Meningkatnya minat masyarakat terhadap operasi katarak gratis ini dapat menjadi bahan evaluasi ke depan, sehingga kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya. (bak)






