Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 20 Sep 2025 11:45

Perkuat Komitmen Anti Narkoba di Morowali, PT Vale dan BNN Teken Nota Kesepahaman


Perkuat Komitmen Anti Narkoba di Morowali, PT Vale dan BNN Teken Nota Kesepahaman Perbesar

SULTRAKITA.COM, Morowali – Narkoba menjadi ancaman serius di berbagai wilayah termasuk di Kabupaten Morowali sebagai kawasan industri pertambangan yang melibatkan ribuan pekerja dan alat berat. Akibat yang ditimbulkan dari penggunaan narkoba ini akan berdampak fatal dan menimbulkan kerusakan besar, bahkan hingga mengancam keselamatan nyawa. Menyadari pentingnya hal tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bertekad untuk memperkuat komitmennya dalam memerangi narkoba di area operasional Perusahaan yaitu dengan melakukan pemeriksaan urine rutin terhadap seluruh karyawan PT Vale.

Selain terhadap karyawan PT Vale, pemeriksaan urine rutin juga diterapkan terhadap para tenaga kerja dari perusahaan kontraktor dan untuk itu PT Vale telah menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Morowali pada hari Senin, tanggal 15 September 2025.

Head of Bahodopi Project, Wafir, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama Perusahaan. Dengan adanya sekitar 450 (empat ratus lima puluh) unit alat berat yang beroperasi setiap hari dan lebih dari 900 operator yang bekerja dalam dua sift, risiko dan dampak akibat pekerja yang terpengaruh narkoba sangat berbahaya.

Baca juga :   Kuasa Hukum KJ Minta Kejelasan Usai Kliennya Ditetapkan Jadi Tersangka

“Kalau ada satu orang saja yang terpengaruh narkoba, dampaknya bisa menimbulkan kerusakan di mana-mana,” ujarnya.

Lebih jauh, Wafir mengungkapkan bahwa dalam dua tahun terakhir, PT Vale IGP Morowali telah aktif melakukan berbagai langkah pencegahan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika di internal perusahaan. “Kami melihat karyawan sebagai sebuah komunitas. Harapannya, mereka datang bekerja dengan selamat, beraktivitas dengan selamat, lalu pulang kembali berkumpul dengan keluarga dengan selamat,” tambahnya.

Kerja sama melalui MoU dengan BNN diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Kepala BNN Morowali, AKBP Ricky Lesmana, mengapresiasi langkah PT Vale yang dinilainya serius dan melibatkan banyak pihak dalam perang melawan narkoba. Ia menekankan bahwa berdasarkan data intelijen, Kabupaten Morowali masuk dalam 10 (sepuluh) besar daerah dengan peredaran narkoba terbesar di Indonesia, sehingga pencegahan harus dilakukan lebih intensif.

“Masalah narkotika bukan hanya tanggung jawab BNN, tapi semua lapisan masyarakat, termasuk dunia usaha. Terima kasih kepada PT Vale yang sudah sangat serius sampai membuat MoU dengan BNN. Ini langkah tepat untuk memutus rantai peredaran narkotika di wilayah Morowali,” pungkas Ricky. (*)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Diduga Buruk dalam Pelayanan Publik, Marine Inspektur UPP Bungku Dilaporkan ke Kemenhub RI

9 Januari 2026 - 16:32

BPS Kolaka Nilai Pendampingan PPM PT Vale Tingkatkan Produktivitas Jagung Pakan

8 Januari 2026 - 20:16

Kelompok Tani Padaidi Binaan PT Vale Gelar Panen Jagung Pakan, Hasilnya Memuaskan

8 Januari 2026 - 16:37

Solidaritas untuk Sumatra: PT Vale Indonesia dan Pemkab Luwu Timur Hadir, Bergerak, dan Menguatkan Masyarakat Terdampak Bencana

6 Januari 2026 - 10:35

Bupati Kolaka Serahkan Bantuan Dinsos dan PT CNI kepada Warga Terdampak Luapan Sungai Lapao-pao

4 Januari 2026 - 13:28

Direktur MIND ID Apresiasi Pengelolaan Proyek Hilirisasi PT Vale di Pomalaa, Progres HPAL Terus Menguat

2 Januari 2026 - 19:45

Trending di Berita Utama