SULTRAKITA.COM, Buranga
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) menyatakan siap menggelar pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 20 Maret 2018 mendatang. Pasalnya, berbagai persiapan untuk pelaksanaan MTQ hampir rampung.
Bupati Butur, Abu Hasan mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Penjabat (Pj) Gubernur Sultra untuk membahas hal yang telah disiapkan untuk menggelar MTQ tersebut.
Ia mengungkapkan, pertama mengenai sarana dan prasarana, baik itu menyangkut akomodasi kontingen maupun tempat penyelenggaraan kegiatan MTQ di 11 titik.
“Sampai saat ini, sudah 95 persen semuanya siap. Bahkan, beberapa hari terakhir sudah digenjot finising, terutama arena utama lomba yakni di Islamic Center. Terakhir saya periksa, kemungkinan minggu ini semua telah selesai,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Hal yang kedua, terkait persiapan teknis, administrasi peserta MTQ dan beberapa hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan setiap jenis lomba.
“Itu jg hampir selesai. Kami sudah menyiapkan acara awal sebelum pembukaan, yakni pawai ta’aruf. Saya akan mengumpulkan seluruh panitia provinsi dan kabupaten untuk mengevaluasi kesiapan masing-masing panitia terkait tugas mereka. Kami berharap Pj gubernur bisa membuka acara dan beliau sedang mengatur jadwalnya,” ungkapnya.
Terkait penginapan, pihaknya telah menyiapkan hotel yang diproritaskan untuk dewan hakim yang jumlahnya sekitar 180 orang untuk semua jenis lomba yang ada begitupun dengan tamu VIP.
Sedangkan, untuk khafilah disedikan rumah warga atau penduduk yang layak sebab, tiap kabupaten mengirim sekitar 300 peserta yang membutuhkan sembilan atau sepuluh rumah.
“Kita sudah tunjuk LO untuk mendampingi khafillah dan semua LO adalah kepala dinas dari seluruh kabupaten/kota. Mereka telah berknjung ke Butur dan melihat serta memastikan lokasi mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari 16 kabupaten/kota total peserta diperkirakan mencapai 5000, sudah termasuk bagian dari kontingen.
“Kami sangat bahagia kedatangan tamu para kafillah kabupaten/kota. Semoga dengan segala keterbatasan kita bisa berikan pelayanan yang optimal. Sebab ini juga bagian dari sisi silaturahmi yang akan mempererat kebersamaan persatuan dan kesatuan masyarakat Sultra. Serta berdampak pada ekonomi. Tapi jauh hari saya sudah infokan dinas perdagangan lakukan oprasi pasar agar pada acara nanti tidak menaikkan harga,” tandasnya. (Hs)






