Menu

Mode Gelap

Terbaru · 6 Mei 2021 04:53 WITA

Petani Konawe Selatan Ikut BIMTEK Inovasi Teknologi Perbenihan Kakao


 Petani Konawe Selatan Ikut BIMTEK Inovasi Teknologi Perbenihan Kakao Perbesar

SULTRAKITA.COM, ANDOOLO – Badan Litbang Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Teknologi Perbenihan/Bibit Komoditas Kakao di Balai Desa Puurema Subur Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Balitbangtan BPTP Sultra yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha, Sub Koordinator Pelayanan Pengkajian dan Kerjasama, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Konawe Selatan, Kepala Desa Puurema,  Narasumber serta diikuti 50 orang peserta yang berasal dari kelompok tani yang tersebar dibeberapa Desa di Kecamatan Lalembuu.

Kepala Desa Puurema Subur Adilman mengucapkan syukur karena parq petani mendapatkan bimbingan teknis perbenihan kakao dari  Balitbangtan BPTP Sultra. Saat ini yang sering menjadi permasalahan petani kakao terkait dengan hama penyakit, tanaman yang sudah berumur tua serta benih unggul.

‘’Harapannya dengan kegiatan ini para petani dapat mengatasi permasalahan pada tanaman kakao sehingga produksi kakao dapat meningkat,” ujarnya.

Kepala Subagian Tata Usaha BPTP Sultra Ir. Yusuf, M.Si Mengatakan,  bahwa visi pembagunan pertanian saat ini yaitu mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern. Pertanian harus maju dengan penerapan inovasi teknologi yang telah dihasilkan, pertanian harus mandiri dan modern sehingga keluarga petani semakin sejahtera

‘’Kegiatan bimtek ini dalam rangka mendukung tupoksi BPTP yaitu mendiseminasikan inovasi teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi yang dihasilkan oleh Badan Litbang Pertanian serta  meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang inovasi teknologi pertanian,‘’ kata Yusuf.

Ia menjelaskan, saat ini salah satu yang  memberikan nilai tambah devisa negara  adalah dari sektor pertanian, dimana pertanian menjadi tulang punggung negara di tengah Covid.b

“Kegiatan ini terselenggara atas aspirasi dari anggota DPR RI Komisi IV dapil Sulawesi Tenggara melalui Kementan dengan pelaksanaan bimtek serta pembagian benih dan bibit unggul pada 4 komoditas yaitu padi, porang, kopi dan kakao kepada petani,” sambungnya.

 

Kepala Bidang Perkebunan mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe Selatan Darlis, SST, MP mengucapkan terima kasih kepada Balitbangtan BPTP Sultra yang menempatkan kegiatan bimtek diwilayah kami.

“Saat ini Kabupaten Konawe Selatan sedang mengembangkan usaha tani yang berorientasi agribisnis dan mengarah kehilirisasi pertanian yang berkelanjutan,” lanjut Darlis.

Beberapa komoditas perkebunan yang saat ini dikembangkan dan menjadi program pemerintah daerah yaitu kakao, kelapa, jambu mete dan tebu dan diharapkan petani dapat mendukung dan mewujudkan program tersebut.

Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Balitbangtab BPTP Sultra Dr. Ir. Baharuddin, MP, membawakan  materi tentang teknologi perbenihan tanaman kakao, dan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Konawe Selatan Darlis, SST, MP, menyampaikan  materi kebijakan pembangunan pertanian.

Sementara itu Sub Koordinator Pelayanan Pengkajian dan Kerjasama Muhammad Adlan Larisu, SH, SP, M.Si dalam menutup kegiatan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Konawe Selatan yang telah mendukung kegiatan ini, sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. (Ikl)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Asrun Lio Jabat Plh Sekda Sultra

6 April 2022 - 19:21 WITA

Jadwal Kapal Tertunda, Penumpang Cantika Lestari 8F Demo KSOP Kendari

10 Maret 2022 - 22:58 WITA

1.117 Napi Beragama Hindu dapat Remisi

3 Maret 2022 - 15:18 WITA

Pelatihan Pengambilan Sampel PCR Covid-19 Digelar Dinkes Kolaka

16 Februari 2022 - 15:07 WITA

Sekda Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemda Kolaka

2 Februari 2022 - 15:21 WITA

Muna Barat Jalin Kerjasama Pengembangan Inovasi Teknologi Pertanian

2 Juli 2021 - 07:11 WITA

Trending di Terbaru
error: Content is protected !!