Menu ✖

Mode Gelap

Sulselkita · 1 Mei 2025 11:16

Pimpin Kerja Bakti 3000 Kantong Sampah di Bajoe, Bupati Bone: Warga Harus Sadar


 Pimpin Kerja Bakti 3000 Kantong Sampah di Bajoe, Bupati Bone: Warga Harus Sadar Perbesar

SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Bupati Bone Andi Asman Sulaiman memimpin kerja bakti 3000 Kantong sampah di Bajoe tepatnya di kawasan Pemukiman Kampung Bajo, Kamis (1/5).

Bupati Bone bersama Forkopimda Bone juga segenap OPD dan instansi terkait dan masyarakat melakukan bersih-bersih di delapan titik kawasan kampung Bajo yang dianggap rawan sampah.

Memasuki perkampungan tersebut kita akan disambut dengan lautan sampah yang sangat mengganggu mata dan penciuman akibat sampah yang menimbun dimana-mana.

Hal ini memerlukan perhatian khusus, sebab area pemukiman tersebut dibanjiri sampah yang sudah menahun.

Menyikapi hal tersebut Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menekankan akan pentingnya kesadaran warga untuk melakukan upaya hidup bersih dan tidak apatis (masa Bodoh) dengan keadaan sekitar.

Dalam menangani hal tersebut kesadaran individu dan pola pikir membangun sangat diperlukan sehingga dapat membuka mata warga akan pentingnya pola hidup sehat dan bersih demi kepentingan keberlangsungan hidup manusia dan keseimbangan ekosistem alam.

“Kita harus berupaya menanamkan kesadaran dalam diri kita akan kebersihan lingkungan tempat tinggal kita dan sekitarnya, sampah adalah musuh kita bersama dan kita harus bergerak bersama untuk mewujudkan Bone menjadi kawasan bebas sampah, beradipura setiap hari setiap waktu, ” jelasnya.

Baca juga :  Peringati Hari Pahlawan, Ali Mazi : Jangan Kita Lupakan Sejarah

Lebih lanjut ia berharap agar warga terus melakukan giat bersih-bersih dan melakukan penanganan sampah dengan baik termasuk dengan cara pendistribusian sampah yang benar.

“Hari ini bersama Dandim 1407 Bone Kapolres Bone, Kadis DLH dan Camat Tanete Riattang Timur beserta seluruh masyarakat, kita menggelar gerakan 3000 kantong sampah, hari ini kita sudah melihat dan langsung melakukan aksi pembersihan di delapan titik wilayah kampung Bajo ini, sampah ini sudah cukup lama dan harus diangkut ke tempat pembuangan sampah akhir dan diolah kembali,” pungkasnya. (WRD)

Artikel ini telah dibaca 97 kali

Baca Lainnya

FISIEPRENEUR USN Kolaka Dorong Mahasiswa Berwirausaha

28 Oktober 2026 - 18:01

Buka Akses Pasar, Vale Indonesia Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM Morowali

28 Oktober 2026 - 16:53

Bupati Kolaka Soroti BBM Subsidi, HIV, hingga Aktivitas Siswa Larut Malam

28 Oktober 2026 - 12:01

GAKKUM Tegaskan Petani Wajib Patuh Aturan Penggunaan Kawasan Hutan

28 Oktober 2026 - 10:24

Ormas Perkasa, FORMAPI, TSM dan TBT Kompak Mengecam Permintaan Pencabutan IUP PT CNI

27 Oktober 2026 - 21:10

Gebyar Bulan Bahasa 2026, USN Kolaka Dorong Kreativitas dan Literasi Generasi Muda

27 Oktober 2026 - 09:47

Trending di Berita Utama