Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 16 Apr 2024 13:07

Pria di Bone Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan


Pria di Bone Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Rambutan Perbesar

SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Seorang Pria bernama Dalle ditemukan tewas gantung diri di Pohon Rambutan di Desa Mattirowalie Kecamatan Mare Kabupaten Bone.

Dalle (44) pertama kali ditemukan Selasa (16/4) pukul 08,30 Wita oleh seorang Petani bernama Tahir (42) sekitar 50 Meter dari rumahnya.

Kapolsek Mare AKP Agustang membenarkan peristiwa tersebut, Ia mengatakan kronologi ditemukannya Dalle berawal dari Tahir yang mendengar suara Anjing menggonggong dari samping rumahnya.

Karena penasaran, Tahir kemudian keluar rumah lalu menuju lokasi Anjing menggonggong tersebut dan menemukan Dalle tewas gantung diri diatas dahan Pohon Rambutan.

Selanjutnya Tahir memanggil warga sekitar untuk menurunkan korban dan membawa korban kembali ke rumahnya.

“Korban telah tergantung di ranting pohon rambutan dengan seutas tali yang terikat pada bagian leher dan mengeluarkan busa di bagian mulut. Sudah tidak bernyawa, ditemukan juga 1 Botol Racun Ulat, 1 botol Minuman Ringan Sunkis dan 1 bungkus Rokok,” beber Kapolsek Mare AKP Agustang.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami penyebab Korban nekat mengakhiri hidupnya dengan mengantung diri.

Baca juga :   Wakili Pj Gubernur, Sekda Sultra Sambut Panglima Komando Armada II di Kendari

Namun dari keterangan saksi, sehari sebelumnya, Senin (15/4) pukul 09.00 Wita, Korban (Dalle) menghadiri mediasi dirumah Kepala Desa (Kades) Mattirowalie karena korban diduga menghamili remaja yang merupakan Ponakan Istrinya.

Hingga Pukul 18.00 Wita Dalle bersama Pemerintah Desa menunggu keluarga pihak perempuan untuk proses mediasi, namun karena pihak keluarga perempuan belum hadir, Dalle lalu meminta ijin pulang untuk makan malam.

Pihak Pemerintah Desa memberi ijin kepada Dalle sembari memintanya agar kembali hadir pukul 20,30 di rumah Kades untuk kelanjutan mediasi.

Pada pukul 20.30 Wita pihak keluarga perempuan telah hadir di rumah Kades Mattirowalie untuk mediasi, namun kali ini korban (Dalle) belum hadir sehingga warga memanggil korban di rumahnya namun korban tidak ada.

“Kemudian warga melakukan pencarian di Sekitar rumah dan Desa Mattirowalie akan tetapi (Dalle) tidak ditemukan,” pungkas Kapolsek Mare AKP Agustang.(WRD)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

Baca Lainnya

Lestarikan Kearifan Lokal dan Promosikan Pariwisata, Kolaborasi Anak Muda dan Dispar Kolaka Gelar Sultra Tourism Impact

28 Juli 2026 - 09:31

Bertumbuh dengan Tanggung Jawab, PT Vale Perkuat Hilirisasi dan Keberlanjutan di Morowali

26 Juli 2026 - 17:25

Polisi Sebut Hanya Satu Pemilik Izin di Lokasi Tambang Desa Lampoko

25 Juli 2026 - 23:40

Gotong Royong Satgas TMMD dan Warga, Rumah Ibu Rosnawati di Sibulue Berubah Jadi Hunian Layak

25 Juli 2026 - 19:51

Longsor Tebing Tambang Galian C Renggut Nyawa operator ekscavator di Bone

24 Juli 2026 - 15:32

Perkuat Generasi Penggerak Keberlanjutan di Luwu Timur, PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi

24 Juli 2026 - 10:49

Trending di Berita Utama