Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 10 Sep 2022 22:09

PT Vale Penyumbang Ekspor Terbesar Sulsel


 PT Vale Penyumbang Ekspor Terbesar Sulsel Perbesar

SULTRAKITA.COM, MAKASSAR – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel merilis pada Juni 2022 menyebutkan jika nilai ekspor Sulawesi Selatan (Sulsel) sebesar US$163,36 juta atau naik 60,40 persen dari bulan yang sama tahun sebelumnya (yoy) yang sebesar US$101,85 juta. Nikel masih menjadi komoditas ekspor terbesar dengan nilai US$91,61 juta.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Suntono mengatakan , nikel masih menjadi bahan ekspor paling penting di Sulsel. Persentase nilai ekspornya pada Juni 2022 bahkan mencapai 56,08 persen dari total nilai ekspor.

Baca juga :   PT Vale Capai Zero Fatality dalam Enam Tahun Terakhir

“Ekspor nikel memang selama ini menjadi yang terbesar di Sulsel. Nilai ekspor Juni 2022 ini saja naik cukup signifikan jika dibanding bulan yang sama tahun 2021 yang hanya US$63,01 juta,” ungkap Suntono, Pada medio Agustus, 2022.

Kata dia, negara tujuan ekspor Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2022 dengan nilai lima terbesar yaitu ke Jepang dengan nilai sebesar US$ 95,64 juta (59,65 persen). Nilai ekspor ke Jepang meningkat sebesar 17,29 persen, sementara ekspor terbesar Sulawesi Selatan pada bulan Juli 2022 melalui Pelabuhan Malili dengan nilai sebesar US$ 90,18 juta (56,25 persen).

Baca juga :   ANTAM dan Pemda Kolaka, Salurkan Bantuan 4.250 Paket Ramadhan untuk Kaum Dhuafa

Diketahui, Pelabuhan Malili menjadi salah satu tempat yang digunakan PT Vale untuk melakukan ekspor nikel ke Jepang.
Disisi lain, Besarnya sumbangsih nikel juga diamini oleh Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani, saat pelepasan ekspor di Terminal Petikemas Makassar, Jl Nusantara, Pattunuang, Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Senin (15/8/2022).

Menurutnya, ada tiga sektor yang berkontribusi pada ekspor tahun 2022. Sektor pertanian berkontribusi 42,92 persen, industri 9,06 persen, dan tambang 75,54 persen.

“Secara umum pertumbuhan ekonomi alhamdulillah sudah bagus sekali,” katanya.

PT Vale di Sulsel menjadi salah satu perusahaan yang memproduksi nikel dalam jumlah besar. Pada triwulan II 2022 PT Vale telah memproduksi nikel sebanyak 12.567 metrik ton (“t”) dalam matte, dengan target produksi tahun ini sebesar sebanyak 65.000 ton nikel matte.

Baca juga :   HPN 2023 Harus Menjadi Corong Kepentingan Bangsa Pilar Demokrasi Extra Parlemen

Besarnya produksi yang dihasilkan PT Vale memberikan dampak besar bagi Lapangan Usaha. Kepala Bank Indonesia Causa Imam Karana pada medio Januari menyebutkan, produksi PT Vale menjadi salah satu indikator yang digunakan dalam melihat kinerja LU Pertambangan mengingat pertumbuhannya konsisten searah dengan data historis LU tersebut. Sehingga rencana produksi PT Vale dapat digunakan sebagai salah satu indikator yang digunakan KPw BI Sulsel dalam penentuan proyeksi perekonomian, khususnya secara sektoral.

“Nikel menjadi komoditas utama ekspor dengan pangsa mencapai 45% dari total ekspor Sulsel. Potensi nikel sebagai salah satu komoditas unggulan masih sangat baik mengingat permintaan dunia akan komoditas ini cukup menjanjikan seiring dengan dorongan terhadap mobil listrik,”paparnya.

Ia menambahkan, Lapangan Usaha (LU) Pertambangan menjadi tumpuan ekonomi Provinsi Luwu Timur dengan pangsa hingga 49%. (*)

Artikel ini telah dibaca 145 kali

Baca Lainnya

Kube Dapat Jatah Paket Hibah, Ini Kata Andi Islamuddin

20 Juli 2024 - 11:57

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Wakatobi tahun 2024 Terbaik Ke-6 di Sulawesi Tenggara

19 Juli 2024 - 23:59

Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan, Ini Sederet Capaian Pemda Wakatobi di Survey BPS 2024

19 Juli 2024 - 21:22

Diterpa Isu Negatif, Begini Penjelasan Kepala Bappeda Wakatobi

19 Juli 2024 - 20:17

Harmonisasi Perencanaan Pembangunan, Pemda Wakatobi Gelar FGD Rancangan Teknokrat RPJMD

19 Juli 2024 - 19:58

Toyota Rush, Cicilan Tanpa Bunga Nol Persen

19 Juli 2024 - 17:53

Trending di Berita Utama