Menu

Mode Gelap

Terbaru ยท 31 Jan 2019 14:17

Soal APK Rusak di Buton, Bawaslu : Tak Ada Unsur Kesengajaan


 Net/Ilustrasi Perbesar

Net/Ilustrasi

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Beberapa Alat Peraga Kampanye (APK) mengalami kerusakan di kabupaten Buton. Meski demikian, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Tenggara (Sultra) menilai rusaknya APK di kabupaten Buton tidak masuk dalam kategori pengrusakan.

Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin mengatakan, mengenai adanya kerusakan alat peraga Kampanye (APK) di Kabupaten Buton tidak ada unsur kesengajaan.

Menurutnya, sebelum APK ditertibkan terlebih dahulu surat sudah dikirimkan ke Partai politik (Parpol) dan diberikan jangka waktu 1×24 jam atau paling lama selama tiga hari.

“Jika dalam waktu 1×24 atau masa tenggang selama tiga hari, APK tersebut tidak ditanggapi oleh pihak Parpol, maka Panwas akan melakukan koordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban,” ujarnya.

Yang terjadi beberapa waktu lalu di Buton, lanjut Hamiruddin, Bawaslu dan Satpol PP telah melakukan penertiban. Bahkan, tindakan tersebut masuk dalam kewenangan pihak pengawas Pemilu, KPU bersama Satpol PP dalam rangka menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Jika dalam hal menjalankan kewenangan seperti itu, mungkin ada alat peraga Kampanye (APK) yang rusak atau sobek berarti tidak ada unsur kesengajaan.

Baca juga :   Tingkatkan Pelayanan, DKP Wakatobi Helat Temu Pelaku Usaha Perikanan

“Kalau kita mengacu pada kitab undang-undang hukum pidana, maka kerusakan itu tidak bisa dipersalahkan pada pengawas pemilu ataupun Satpol PP yang melakukan penertiban tersebut. Makanya seperti adanya penertiban di Kota Kendari atau di daerah lain, ada banyak APK yang rusak, dalan penurunan baleho tersebut mungkin karena adanya kesulitan antara pengawas pemilu dan Sat Pol PP dalam dan bahkan itu tidak pernah dipersoalkan oleh orang,” bebernya.

Sambungnya, sehingga dengan adanya kerusakan ini, setiap orang harusnya memahami jika terjadi kerusakan APK dalam rangka pengawas pemilu dan Satpol PP menertibkannya.

“Dalam kerusakan APK yang terjadi di Buton beberapa waktu lalu, Saya tidak melihat ada aspek unsur kesengajaan, tetapi mereka dalam melakukan penertiban baik Penagawas Pemilu, KPU dan Satpol PP itu dilindungi oleh undang-undang,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap kepada semua peserta pemilu agar dalam rangka pelaksanaan kampanye atau dalam mengikuti serangkaian agenda pemilu harus bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Kemudian jika sudah diingatkan oleh pengawas pemilu, bahwa ada hal yang tidak boleh dilakukan supaya tidak dilakukan serta mempunyai inisiatif sendiri untuk menertibkan alat peraga kampanyenya masing- masing sehingga kedepannya tidak akan terjadi kesalapahaman lagi dilapangan saat penertiban APK. (bung)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

18 November 2023 - 17:32

Pusat Karir USN Kolaka Gelar Pelatihan Penulisan Artikel bagi Mahasiswa

PT Vale Raih Peringkat Gold Laporan Keberlanjutan Terbaik di Asia Sustainability Reporting Rating 2023

7 November 2023 - 14:45

Wakil Presiden Direktur PT Vale Adriansyah Chaniago
Trending di Terbaru