Menu

Mode Gelap

Terbaru · 6 Mei 2020 13:13 WITA

Tak masuk DTKS, Masyarakat Terdampak Covid-19 Tetap Terima Bansos Tunai


 Tak masuk DTKS, Masyarakat Terdampak Covid-19 Tetap Terima Bansos Tunai Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Kabar gembira bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Wakatobi, meski belum terdaftar di Data Terpadu kesejahteraan Sosial (DTSK), namun tetap bisa mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Jamrudin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wakatobi menyebutkan banyaknya masyarakat yang belum terdaftar di DTKS telah diantisipasi oleh Kemensos,  karena hal ini juga terjadi dibeberapa daerah di Indonesia.

Olehnya itu Kemensos memberikan ruang bagi daerah agar menyesuaikan penerima bantuan diluar DTKS, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran masih ada masyarakat diluar DTKS yang tidak diakomodir melalui Bansos Tunai.

” Dia sudah meninggal maupun dia sudah pindah maka daerah memungkinkan untuk mengusulkan penggantinya, itu kita sudah lakukan disemua Desa/Kelurahan, hasil sudah kami kirim ke Kemensos,” jelasnya.

Kebijakan ini diambil berdasarkan Surat Kementerian Sosial untuk Bupati Wakatobi Nomor 1755/6/01/04/2020  tentang Alokasi Pagu Penerima Bantuan Sosial Tunai (Bansos Tunai).

Dipoin 4 disebutkan Penerima Bansos Tunai diprioritaskan bagi keluarga yang terdapat pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagaimana disampaikan melalui surat Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Nomor: 941/1/DI.01/4/2020, Adapun usulan calon penerima BLT dari Non DTKS adalah keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 yang dinilai layak menerima bantuan.

Besaran Bansos Tunai per keluarga perbulan sebanyak 600 ribu diberikan selama tiga bulan, dimulai dari April, Mei dan Juni tahun 2020 ini. Berdasarkan Alokasi pagu dari Kemensos, Bansos Tunai diberikan kepada 8176 Keluarga di Wakatobi.

Syarat lainnya,  Bansos Tunai diberikan kepada keluarga miskin, tidak mampu dan atau rentan terkena Dampak COVID-19 di luar Program Sembako (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Lebih lanjut saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Jamrudin membenarkan DTKS 2020 belum rampung dan masih menggunakan DTKS tahun 2019

” Tahun 2020 belum, kita sudah mau ancang-ancang ini, tapi kita dihadang oleh Corona. Kalau terakhir itu DTKS berbasis Rumah Tangga (Ruta) itu ada 14 ribu lebih,” tutupnya. (Man)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Asrun Lio Jabat Plh Sekda Sultra

6 April 2022 - 19:21 WITA

Jadwal Kapal Tertunda, Penumpang Cantika Lestari 8F Demo KSOP Kendari

10 Maret 2022 - 22:58 WITA

1.117 Napi Beragama Hindu dapat Remisi

3 Maret 2022 - 15:18 WITA

Pelatihan Pengambilan Sampel PCR Covid-19 Digelar Dinkes Kolaka

16 Februari 2022 - 15:07 WITA

Sekda Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Lingkup Pemda Kolaka

2 Februari 2022 - 15:21 WITA

Muna Barat Jalin Kerjasama Pengembangan Inovasi Teknologi Pertanian

2 Juli 2021 - 07:11 WITA

Trending di Terbaru
error: Content is protected !!