Menu ✖

Mode Gelap

Terbaru · 20 Mar 2018 07:21

Tangkal Radikalisme, LIPPOS Helat Pelatihan Guru


Tangkal Radikalisme, LIPPOS Helat Pelatihan Guru Perbesar

SULTRAKITA.COM, Kendari -Situasi bangsa Indonesia belum lepas dari ancaman tindakan radikalisme yang destruktif, persekusi, ekstrimisme kekerasan, terorisme, ujaran kebencian, hingga hoax. Terlebih dalam konteks saat ini, Indonesia sedang menghadapi tahun politik yakni Pilkada 2018, serta Pemilu dan Pilpres 2019, maka perlu dilakukan kegiatan yang dapat mendorong persatuan dan kesatuan bangsa.

Untuk itu Lembaga Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Sosial (LIPPOS) bekerjasama dengan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta mengadakan pelatihan Transformasi Pantun Lokal Menjadi Cerpen Deradikalisme untuk Menangkal Kekerasan Ekstrimis (Counter Violence Extremism)” di Hotel Zenith Kendari, selama dua hari dimulai Senin (19/3) hingga Selasa (20/3/2018).
Direktur Eksekutif LIPPOS, Sarmadan mengatakan, kegiatan ini menjadi sebuah kontribusi LIPPOS sebagai ormas dalam memerangi radikalisme yang destruktif. “Perlu diketahui bahwa radikalisme itu tidak semuanya destruktif, ada juga radikalisme yang konstruktif, seperti kebijakan tax amnesty oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, itu radikal tapi bagus untuk Indonesia. Dari sini, kita bisa menyimpulkan bahwa perlu juga sikap-sikap radikal yang tentu sifatnya konstruktif,” ujarnya.

Penandatanganan MoU antara LIPPOS dengan Guru Mitra

Dr. La Ode Taalami selaku pendiri LIPPOS sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Perlu diapresiasi dan dibanggakan dengan adanya pelatihan ini. Ini adalah upaya penyadaran kepada seluruh generasi bangsa bahwa Indonesia itu milik semua, bukanlah milik satu kelompok saja.” ujarnya La Ode Taalami dalam pembukaan pelatihan.

Baca juga :   Pasca OTT, Dikbud Provinsi Berbenah

Sekretaris Panitia kegiatan Fernandes Arung kegiatan pelatihan ini menjadi sebuah langkah pencegahan atas paham radikal. “Ada begitu banyak pelatihan yang sejenis yang telah dan sedang dilakukan, namun pelatihan yang kami adakan kali ini memiliki ciri preventif, bukan kuratif, yakni bagaimana para pendidik mencegah paham-paham radikal destruktif serta menumbuhkan kembali nilai-nilai filosofi normatif yang terkandung dalam pantun-pantun lokal dalam jiwa anak-anak sejak dini,” ujar Fernandes.

Hal ini juga diungkapkan oleh seorang narasumber dari Fakultas Ilmu Budaya UHO Zakridatul Agusmaniar Rane. Ia mengatakan, peserta pelatihan diharapkan dapat mentransfer ilmu pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan ini. “Kita sengaja membuat pelatihan untuk para guru. Sebab sasaran akhir dari kegiatan ini adalah siswa. Guru yang berpartisipasi dalam pelatihan ini sekaligus menjadi mitra LIPPOS dalam membelajarkan anak didik dalam menulis cerpen deradikalisme,” tutup Rida sapaan akrabnya.

Samudin peserta pelatihan dari SDN 3 Baubau sangat bersyukur mengikuti pelatihan ini. “Kegiatan yang seperti ini belum pernah saya ikuti sebelumnya. Biasanya pelatihan yang saya hadiri adalah penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Ini berurusan dengan sastra dan ditujukan kepada guru-guru SD yang notabene mengajarkan mata pelajaran yang tidak spesifik pada sastra,” terangnya.

Baca juga :   Pengurus BKMT Kendari Dikukuhkan

Ia berharap, kegiatan ini tidak berakhir hanya Sampai disini saja. ” Harapan saya semoga kegiatan ini tidak berakhir sampai di sini. Insyaa Allah dengan ilmu ini, kami akan berusaha mentransfer kepada anak didik kami,”ucap Samudin. (SAR)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Delapan Bulan, Kejari Kolaka Torehkan Capaian Penegakan Hukum

1 September 2026 - 21:05

Perkuat Promosi Investasi dan Produk Lokal, Antam Tampilkan Potensi Nikel Kolaka di APKASI Expo 2026

31 Agustus 2026 - 09:11

Dukung Kolaka Bersih, Perumda Aneka Usaha Serahkan Motor Sampah di Lamokato

10 Agustus 2026 - 11:01

PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Warga Pesouha Terapkan PHBS untuk Cegah DBD

25 Juni 2026 - 13:40

PLN dan ANTAM Perkuat Sinergi Jaga Keandalan Listrik

12 Mei 2026 - 11:45

PT Vale Perkuat Hilirisasi Hijau dan Ekonomi Rakyat di HUT ke-62 Sulawesi Tenggara

26 April 2026 - 11:39

Trending di Terbaru