SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Terpilih secara aklamasi mantan Wakil Bupati Bone H Ambo Dalle kembali pimpin organisasi Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bone Periode 2024-2029.
Ambo Dalle terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Kabupaten Bone Ke XII yang digelar di Hotel Helios, Jalan Langsat Kelurahan Jeppe’e Kecamatan Tanete Riattang Barat, Sabtu (21/9).

Pembukaan Muskab dihadiri Pj Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra, Forkopimda Bone, Perwakilan PMI Provinsi Sulsel Pagga Kantoro, Owner Surya Indah Hj Faridah, Ketua Baznas Bone H Zainal Abidin, Pengurus PMI Bone serta Ketua PMI kecamatan Sekabupaten Bone, juga anggota PMR dan KSR.
Muskab kali ini terbilang special karena digelar bertepatan dengan Hari Ulang Tahun PMI Ke 79 tahun sekaligus dengan Peresmian Markas PMI Bone di Jalan Dr Wahidin Sudiro Husodo.
Pemilihan Ketua PMI Bone berlangsung lancar dan apik, dipimpin Pagga Kantoro. Dalam momen pemilihan tersebut para peserta Muskab menginginkan Ambo Dalle kembali memimpin PMI Bone.
Ketua PMI Bone H Ambo Dalle terpilih mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh Jajaran PMI Bone yang telah memberikan kepercayaan untuk yang ke 5 kalinya mengemban tugas memimpin PMI Bone.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mempercayakan kepada saya amanah dan tugas sebagai ketua PMI Bone, semoga saya bisa mengemban amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan bisa berbuat lebih banyak lagi untuk program-program kemanusian, ” ucapnya.
Ambo Dalle juga menyampaikan salah satu tantangan PMI Bone Kedepan adalah mengenai keterbatasan dana dan inilah yang membatasi langkah PMI Bone dalam mengembangkan program bantuan kemanusian oleh karenanya Ambo Dalle akan berusaha agar permasalahan dana tersebut dapat teratasi.
“Insya Allah saya akan melanjutkan yang sudah baik, dan apa yang masih perlu diperbaiki mari kita sma-sama perbaiki dan satu hal yang menjadi pemikiran saya adalah bagaimana PMI Bone bisa mandiri secara financial,” tuturnya.

Sementara itu Pj Bupati Bone Andi Winarno Eka Putra dalam pembukaan Muskab menyampaikan harapannya, agar PMI Bone dapat melanjutkan perjuangan dalam eksistensinya sebagai petugas kemanusian yang punya peran penting dalam menolong sesama hingga banyak memberikan manfaat bagi keberlanjutan hidup manusia.
“Muskab ini adalah Kesempatan emas untuk merefleksikan perjalanan kita selama ini, kita perlu melihat sejauh mana hal yang sudah dicapai dan kendala-kendala apa saja yang sudah dihadapi, dan tentunya merencanakan masa depan PMI yang lebih baik, Saya berharap musyawarah ini dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat dan PMI kabupaten Bone mampu mengemban amanah besar dalam menjalankan misi kemanusiaan,” pungkasnya. (WRD)






