Menu ✖

Mode Gelap

Kolaka Timur · 25 Apr 2025 19:02

Tingkatkan Kreativitas Mengajar! SMAN 1 Mowewe Gelar IHT Pembelajaran Berbasis Proyek (P5)


Tingkatkan Kreativitas Mengajar! SMAN 1 Mowewe Gelar IHT Pembelajaran Berbasis Proyek (P5) Perbesar

SULTRAKITA.COM, KOLAKA TIMUR — Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, SMA Negeri 1 Mowewe menyelenggarakan In House Training (IHT) dengan tema “Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Pembelajaran Berbasis Projek (P5)”.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMA Negeri 1 Mowewe dan berlangsung pada Jum’at, 25 April 2025 di Laboratorium Bahasa SMA Negeri 1 Mowewe.

Kepala SMAN 1 Mowewe, Samsul Bahri La Mbadjo, menegaskan bahwa IHT ini merupakan salah satu program prioritas sekolah untuk meningkatkan kapasitas guru.

“Pembelajaran berbasis projek tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga mengasah keterampilan abad 21 seperti kolaborasi, kreativitas, dan komunikasi,” ujarnya, Jumat (25/4).

Samsul Bahri mengunkapkan berdasarkan hasil riset bahwa project based learning lebih meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berpikir kritis, dan motivasi belajar siswa. Pembelajaran berbasis projek juga mendorong kolaborasi, kreatifitas, dan kemampuan komunikasi siswa.

“Guru harus terus berinovasi agar pembelajaran lebih relevan dengan kebutuhan siswa di era modern,” tambahnya.

Muhlis L Guru SMAN 1 Mowewe sekaligus moderator pelatihan mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberinya motivasi untuk lebih serius menerapkan PjBL dalam pembelajaran.

Baca juga :  Monitoring Kecamatan, Hartini Azis Sebut TP PKK Koltim Punya Peran Strategis Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

“Ternyata, tanpa disadari, beberapa kegiatan yang sudah saya lakukan selama ini termasuk dalam pembelajaran berbasis proyek, seperti praktik salat fardhu berjamaah,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, siswa dibagi ke dalam kelompok dengan peran berbeda, melatih kerja sama, tanggung jawab, dan pemahaman konsep ibadah secara langsung.

“Ini membuktikan bahwa PjBL bisa diterapkan di berbagai mata pelajaran, tidak hanya sains atau teknologi,” pungkas Muhlis.

Melalui IHT ini, diharapkan para guru semakin terampil dalam merancang proyek pembelajaran yang bermakna, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan menyenangkan.

Dengan demikian, siswa tidak hanya menguasai teori tetapi juga keterampilan hidup (life skills) yang dibutuhkan di masa depan. (HRN)

Artikel ini telah dibaca 126 kali

Baca Lainnya

Diduga Mencuri di Rumah Dinas, Dua Pria Dibekuk Polisi

8 Oktober 2026 - 16:45

Kurang dari 24 Jam, Tim URC Reskrim Polres Kolaka Timur Amankan Pelaku Curanmor

5 Oktober 2026 - 16:12

Lewat Safari Dakwah, Polres Koltim Perkuat Kedekatan dengan Warga

2 Oktober 2026 - 16:35

Polres Koltim dan Forkopimda Bersinergi Jaga Kondusivitas Pilkades

30 September 2026 - 13:05

Kajian Rutin di Masjid Al-Qodri, Polres Koltim Perkuat Kamtibmas Lewat Pendekatan Agama

26 September 2026 - 15:43

Polres Koltim Amankan 30,5 Gram Sabu, Seorang Perempuan Ditangkap

24 September 2026 - 19:30

Trending di Kolaka Timur