Menu

Mode Gelap

Kota Kendari · 30 Jul 2019 14:10

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Kendari Terapkan Aplikasi LAPOR


 Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Kendari Terapkan Aplikasi LAPOR Perbesar

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Pemkot Kendari dalam meningkatkan pelayanan yakni dengan menerapkan aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Masyarakat (LAPOR).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Pemkot Kendari Andi Muh Ashar mengatakan, LAPOR ini merupakan aplikasi media sosial pertama di Indonesia yang melibatkan partisipasi publik dua arah. Sehingga masyarakat dapat berinteraksi dengan pemerintah yang menggunakan prinsip mudah dan terpadu, terkait pengawasan pembangunan serta pelayanan publik.

“LAPOR Kota Kendari terbentuk berdasarkan SK Walikota Kendari No : 380 Tahun 2018 dan disahkan pada tanggal 15 Maret 2018. Sehinggamelalui aplikasi LAPOR ini, masyarakat diharapkan mampu bekerja sama dengan Pemerintah kota terkait masalah yang menjadi keluhan dalam pelayanan publik yang berkaitan dengan pemerintahan,” ujarnya saat workshop di aula Rapat Kerja Sekretaris Kota Kendari.

Ia mengungkapkan, sejauh ini pemerintah sudah meyelesaikan sedikitnya 39 masalah yang dihadapi oleh masyarakat terkait pelayanan publik maupun pemerintahan. Sebab, aplikasi ini belum 100 persen akurat karena standar operasional pengaduan yang digunakan membutuhkan waktu tiga hari. Selain itu juga, kendala yang dihadapi adalah kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat terkait aplikasi tersebut.

Baca juga :   Elektabilitas H Arhawi - H Hardin Laomo Capai 51,9 Persen

“Penggunaan aplikasi ini belum 100 persen akurat, karena Standar Operasional Pengaduan yang digunakan membutuhkan jangka waktu tiga hari untuk memproses persoalan yang ditemukan, setelah adanya pengaduan dari pihak terkait yaitu masyarakat,” paparnya.

Meski demikian ia berharap, dengan adanya kegiatan ini pemerintah mampu meningkatkan kapasitas organisasi masyarakat sipil dan komunitas, dalam memanfaatkan ruang partisipasi dalam penyelenggaran pelayanan publik.

“Kami berharap dengan adanya aplikasi ini pemerintah mampu mengemas temuan persoalan, agar tercipta kolaborasi antara organisasi masyarakat sipil dan komunitas warga, Ombudsman dalam memantau penyelenggaraan pelayanan Publik,” tandasnya. (hani)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Agya dan Calya DP Mulai 6 Jutaan Rupiah di Sultra, Saatnya Berlebaran dengan Toyota

3 April 2024 - 17:16

Sebaran Suara Jaelani Dari Petani Hingga Nelayan, Raih Suara Terbanyak DPR RI Dapil Sultra

22 Maret 2024 - 15:13

Jaelani Raih Suara Terbanyak Amankan Satu Kursi DPR RI Dapil Sultra; PKB Mulai Bangkit Dari Timur

10 Maret 2024 - 21:00

Suara Caleg PKB Sultra Tiba-tiba Turun Drastis di Aplikasi Sirekap KPU

19 Februari 2024 - 22:35

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Tempuh Ratusan Kilometer, Toyota Kijang Innova Zenix Terbukti Irit dan Nyaman  

21 Desember 2023 - 20:01

Trending di Berita Utama