Menu

Mode Gelap

Pendidikan ยท 27 Nov 2025 16:07

USN Kolaka Wisuda 402 Lulusan, 8 Tanpa Ujian Skripsi


USN Kolaka Wisuda 402 Lulusan, 8 Tanpa Ujian Skripsi Perbesar

SULTRAKITA.COM, KOLAKA – Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda ke-19 tahun akademik 2025/2026. Sebanyak 402 wisudawan dari enam fakultas resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan. Pada periode ini, rata-rata IPK kelulusan mencapai 3,36 dengan masa studi rata-rata 4 tahun 8 bulan, yang dinilai sebagai indikator efektivitas proses pembelajaran sekaligus cerminan kuatnya dukungan akademik dan kolaborasi yang terbangun di lingkungan kampus.

Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan 32 lulusan, Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan dengan 23 lulusan, Fakultas Sains dan Teknologi dengan 124 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Ekonomi dengan 80 lulusan, Fakultas Hukum dengan 36 lulusan, hingga Fakultas Teknologi Informasi dengan 105 lulusan.

Menariknya, dari total 402 wisudawan terdapat delapan mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi tanpa melalui ujian skripsi. “Mereka lulus melalui jalur alternatif berupa publikasi ilmiah dan pengembangan prototipe akademik. Skripsi tidak lagi menjadi satu-satunya bentuk tugas akhir di pendidikan tinggi ” ungkapnya.

Baca juga :   Maba FKIP English Camp di Kampung Coklat

Sejak 2024, USN Kolaka telah menerapkan kebijakan akademik baru yang memberikan dua pilihan penyelesaian studi, yaitu melalui skripsi konvensional atau publikasi ilmiah. “Mahasiswa yang mampu menghasilkan publikasi terakreditasi atau karya inovasi justru menunjukkan kompetensi yang tidak hanya setara, tetapi bahkan lebih unggul dibandingkan mahasiswa yang menempuh jalur skripsi konvensional. Kebijakan ini dihadirkan untuk menumbuhkan tradisi riset yang kuat, memperluas ruang kolaborasi keilmuan, serta meningkatkan daya saing lulusan baik di tingkat nasional maupun internasional,” imbuhnya.

Rektor USN Kolaka, Dr Nur Ihsan menyebut capaian akademik lulusan tersebut menunjukkan USN Kolaka berada pada jalur yang tepat dalam memperkuat budaya akademik yang adaptif dan berdaya saing.

Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mempersiapkan lulusan menghadapi dinamika dunia kerja yang semakin kompleks. Menurutnya, perguruan tinggi tidak dapat berdiri sendiri, sehingga USN Kolaka menempatkan model kerja sama pentahelix yang melibatkan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media sebagai fondasi strategis dalam memperkuat peran universitas sebagai pusat pendidikan, riset, dan inovasi. Ia menegaskan bahwa prinsip pentahelix bukan sekadar konsep, tetapi telah menjadi praktik nyata melalui berbagai program dan kemitraan yang berjalan di lingkungan kampus.

Baca juga :   Mahasiswa KKN USN Buat Kebun Tanaman Obat di Desa Wonualaku

Dukungan Pemkab Kolaka, terlihat dari penyediaan fasilitas perkuliahan, kebijakan strategis, hingga ruang kolaborasi yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Dukungan ini sekaligus membantu USN Kolaka dalam menyelaraskan program akademik dengan kebutuhan pembangunan daerah, terutama pada sektor-sektor unggulan seperti pertanian, kemaritiman, dan pertambangan berkelanjutan. Dari sisi industri, kemitraan dengan perusahaan seperti PT Antam Tbk, PT Vale Indonesia, PT IPIP, dan sejumlah perusahaan tambang lainnya telah membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang industri, sertifikasi kompetensi, pendidikan ikatan dinas, hingga penempatan kerja. Kolaborasi ini memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman praktis sejak dini, sehingga lulusan USN Kolaka memiliki kesiapan kompetensi yang sesuai dengan standar industri nasional maupun global.

Selain itu, peran komunitas dan masyarakat juga turut memperkaya proses pembelajaran mahasiswa melalui berbagai kegiatan seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), pendampingan UMKM, studi independen mandiri, SIMB, serta program praktisi mengajar di beberapa fakultas. Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya membangun empati sosial mahasiswa, tetapi juga memberikan kesempatan untuk menerapkan ilmu yang dipelajari secara langsung di lapangan.

Baca juga :   Manfaat Serai untuk Kesehatan

“USN Kolaka berkomitmen untuk terus menjadi institusi pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah maupun tantangan global. Ia berharap para lulusan tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga rekam jejak keilmuan, pengalaman kolaboratif, dan kemampuan inovatif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (bak)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Entrepreneur Corner 2025: Ajang Mahasiswa Menunjukkan Solusi Bisnis Berbasis Inovasi

19 November 2025 - 12:48

Menyemai Asa dari Kampus B USN Kolaka: Saat Wamendiktisainstek Merajut Sinergi di Jantung Buton Tengah

12 November 2025 - 22:45

FISIE USN Kolaka Gelar Seminar Nasional SIMETRIS 2025, Hadirkan Pemakalah dari Berbagai Perguruan Tinggi

12 November 2025 - 18:42

Film Pendek Sipakainge SMP Islam Athirah Bone Raih Juara 1 OTN 2025

26 Oktober 2025 - 07:38

Sulap Museum Jadi Hidup, Dua Siswi Athirah Bone Sabet Tiket ke Final OPSI Tingkat Nasional

24 Oktober 2025 - 11:58

Dorong Kreativitas dan Semangat Kompetitif Mahasiswa, FISIE USN Kolaka Gelar Workshop Penyusunan Proposal PKM

22 Oktober 2025 - 23:55

Trending di Pendidikan