SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Viralnya kasus pencabulan oknum polisi yang terjadi di Kabupaten Bone, menjadi perbincangan hangat disejumlah media sosial.
Bobroknya moral dan kurangnya pemahaman, serta pendalaman agama menjadi salah satu penyebab terjadinya tindakan asusila tersebut.
Kasus pencabulan yang dilakukan oleh oknum polisi ini mendapat kecaman masyarakat dan menjadi perhatian serius Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin.
Andi Akmal menekankan perlunya tindakan tegas untuk pelaku pencabulan agar menjadi pelajaran dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa mendatang.
“Saya kira ini menjadi atensi kita bersama, apalagi sudah beberapa kali kejadian. Menjadi tugas kita semua, mulai dari pemerintah kabupaten kota, serta tokoh agama untuk mengingatkan agar tidak terjadi kejadian yang sama,” ungkapnya.
Lebih lanjut Andi Akmal menghimbau agar tokoh agama melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman dan pencerahan terkait norma agama yang tidak boleh dilanggar.
“Apalagi jika aparat yang melakukan, harusnya lebih berat lagi hukumannya, yang harusnya mengayomi malah membinasakan, saya kira ini perlu perhatian tentunya kami dari pemda mendorong agar kejadian ini tidak terulang dan dilakukan pendekatan persuasif oleh tokoh agama kepada masyarakat,” pungkas Andi Akmal
Sebelumnya marak di pemberitaan terkait pencabulan anak dibawah umur yang dilakukan oknum polisi di Kabupaten Bone yang kini tengah diperiksa lebih lanjut oleh Propam Polres Bone. (WRD)






