SULSEL_SULTRAKITA.COM, MAKASSAR —Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sulawesi Selatan periode Januari 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Jalan Urip Sumoharjo No. 269, Makassar, Jumat (13/2).
HLM digelar dalam rangka memperkuat sinergi kebijakan dan langkah strategis antara Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi bersama seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Pertemuan ini mengusung tema “Upaya Stabilisasi Harga Menjelang Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) guna Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Selatan.”
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Jufri Rahman selaku Ketua Harian TPID dan TP2DD, para bupati/wali kota, Forkopimda, serta pimpinan OPD se-Sulsel.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi menegaskan bahwa HLM merupakan forum strategis untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi forum tingkat tinggi untuk menjaga stabilitas harga, daya beli masyarakat, serta ketahanan ekonomi daerah,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
“Pengendalian inflasi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah daerah,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wagub Sulsel Fatmawati Rusdi berharap hasil HLM dapat menghasilkan kebijakan yang konkret, berkelanjutan, serta dimonitor secara berkala agar efektif dalam menekan laju inflasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan bahwa melalui sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Bone berkomitmen menjaga stabilitas harga pangan serta mempercepat transformasi digital dalam tata kelola keuangan daerah.
“Penerapan transaksi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan bukti kesiapan kita menyesuaikan diri dengan perkembangan digitalisasi. Ini bagian dari komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang modern, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui pertemuan ini, upaya pengendalian inflasi dapat semakin optimal sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan di Sulawesi Selatan. (WRD)






