SULTRAKITA.COM, KONAWE UTARA — Kepala BNPB Doni Munardo bersama Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Tasaro dan Gubernur Sultra melakukan kunjungan kerja (Kunker) untuk memastikan penanganan banjir di Konawe Utara (Konut) terlaksana dengan baik, Minggu (23/6/2019).
Kepala BNPB RI Doni Munardo mengatakan, pihaknya akan mengawal proses rekonsiliasi hingga selesai. Sehingga diharapkan masalah kerusakan yang terjadi dapat inventarisir.
“Sejak banjir ini terjadi kami bersama dengan TNI, Polri, serta BASARNAS sudah hadir di Konut. Jadi Kami akan tetap mengawal banjir ini hingga selesai,” ujarnya.
Ia mengatakan, BNPB akan menyusun tim gabungan bersama dengan Kementerian terkait, diantaranya Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Tujuannya untuk mengetahui apa yang menjadi faktor utama penyebab banjir ini, agar bisa dicarikan solusinya.
“Kedepan, kita perlu menyusun tim gabungan bersama dengan Kementerian terkait untuk mengetahui apa yang menjadi faktor utama. Meskipun kita tahu bahwa penyebab banjir ini akibat curah hujan yang tinggi sjak tanggal 31 mei malam,” ujarnya.
Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar bisa mengambil strategi dalam menangani banjir. Salah satunya, apakah harus melakukan pembangunan infrastruktur secara permanen.
“Ini perlu dilakukan apakah harus kita lakukan langkah pembangunan infrastruktur untuk mencegah banjir, karena dianggap bencana permanen, jadi solsinya harus permanen. Artinya penduduk tidak boleh berada di zona merah. Sehingga pada saat curah hujan tinggi, kemungkinan besar akan kmbli tergenang dan akan brakbat fatal,” paparnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh pihak tidak perlu saling menyalahkan atas terjadinya banjir, namun bersama mencari solusi dalam mengatasinya.
“Sekali lagi tidak perlu mencari yang salah, tapi mari bersama mencari penyebab dan solusinya,” tegasnya.
Sementara itu Gubernur Sultra Ali Mazi mengungkapkan rasa terimakasih kepadal kepala BNPB bersama dengan ketua Komisi VIII DPR RI beserta rombongannya karena melakukan kunker untuk melihat langsung kondisi banjir di Konut.
” Kita mengucapkan syukur alhamdulillah karena hari ini kita masih diberikan kesehatan dalam rangka mengikuti rangkaian kegiatan menghadiri kunjungan kerja kepala BNPB RI dan komisi VIII untuk meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor serta menyerahan bantuan sosial kemanusiaan di Sultra,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, kunjungan kerja di daerah ini merupakan wujud keprihatinan serius dan perhatian yang serius dari kepedulian sesama anak bangsa terhadap masyarakat sultra Khususnya korban bencana alam.
“Saya yakin kehadiran BNPB dan Komisi VIII RI memberikan energi positif bagi pemerintah dan masyarakat, karena dengan melihat secara langsung kondisi masyarakat sehingga bisa menyerap berbagai informasi mengenai permasalahan yang aktual dalam penanganan korban diwilayah yg tertimpa bencana banjir dan tanah longsor di daerah ini,” tandasnya. (Han)






