Menu

Mode Gelap

Terbaru ยท 27 Okt 2019 08:10

CPNS Wakatobi Prioritas Tenaga Pendidik dan Kesehatan


 CPNS Wakatobi Prioritas Tenaga Pendidik dan Kesehatan Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi, memprioritaskan tenaga Pendidik (Guru) dan tenaga kesehatan (medis) dalam Formasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun depan.

La Jumadin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi, saat di Konfirmasi (Jumat, 25/10) menyebutkan, dari total 132 Formasi CPNSD Kabupaten Wakatobi, sebanyak 54 formasi disisi tenaga pendidik, 43 tenaga kesehatan, dan 35 tenaga tehnis.

Ke-54 Formasi tenaga pendidik yang dibutuhkan, yakni satu guru Pendidikan Agama Islam, tiga guru Pendidikan Bahasa Indonesia, enam Guru Pendidikan Bahasa Inggris, tujuh guru Fisika dan Biologi, tiga guru Geografi, enam guru Matematika, dua guru Penjaskes, dan 26 Guru PGSD.

Sementara untuk 43 Formasi Tenaga Kesehatan yaitu, lima orang Apoteker, satu Bidan S1, delapan Dokter Umum, dua Dokter Gigi, tiga dokter gizi (nutritionis), enam Perawat S1, dua tenaga Farmasi, lima D3 Kebidanan, delapan D3 Keperawatan dan satu orang tenaga kesehatan lingkungan.

“Jadi kuota kita penerimaan cpns tahun 2019 yang akan dilaksanakan tahun 2020 penerimaan nya direncanakan akhir februari kemungkinan minggu ketiga kota kita sebanyak 132 orang. Perekrutan kali ini masih prioritas pada tenaga guru dan kesehatan,” kata La Jumadin.

Baca juga :   Survey JSN: Elektabilitas Abu Hasan - Suhuzu Tertinggi Di Butur

Sedangkan untuk 35 Formasi tenaga teknis yakni empat orang Auditor, tiga Analis data dan informasi, S1 perikanan satu orang, satu analis desa dan kelurahan, S2 manajemen SDM satu orang, dua analis informasi hasil pertanian agribisnis, satu analis informasi pengembangan SDM, satu penyuluh pertanian.

Selanjutnya satu analis monitoring evaluasi pelaporan, satu analis mutu perikanan, satu analis pariwisata S1, satu analis penataan kawasan, satu analis pengamanan teknik lingkungan, satu analis peraturan perundang-undangan, S2 hukum satu orang, satu analis perencanaan, satu analis perlindungan perempuan,

Berikutnya analisis prasarana perkantoran dan pedesaan satu orang, satu analisis program penyuluhan pertanian perkebunan, satu analis rehabilitasi masalah sosial ilmu kesejahteraan sosial, satu analis sistem jaringan jalan jembatan, satu analis tata ruang, satu pengawas kepariwisataan (D3 Bahasa Inggris), serta satu orang S1 pengawas mutu pakan dan produksi ternak dan unggas.

Formasi Tenaga Tehnis lainnya yakni pengelola objek wisata D3 bahasa inggris satu orang, pengelola sistem dan jaringan manajemen informatika satu orang, pengelola sistem informasi manajemen kepegawaian satu orang, penyusun laporan keuangan satu orang, pengisian laporan bahan tekhnis pembenihan satu orang, dan perancang sistem informasi kepegawaian satu orang.

Baca juga :   Begini Kronologis Pembantaian di Kolut yang Disebabkan Oleh Tangisan Balita

“Ini sudah ditetapkan oleh Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara). Kami sudah sepakat dengan BKN hasil rapat kemarin di Makassar bahwa untuk Wakatobi melaksanakan tes mandiri di wakatobi. Dan kita rencanakan tesnya itu serentak,” tutup La Jumadin. (Man)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Pemkab Koltim Fokus Tingkatan Kinerja dan Reformasi Birokrasi

4 Juni 2024 - 20:21

PT Vale Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Luwu

7 Mei 2024 - 12:17

Peringati Hari Ibu, Sekda Sultra Ajak Semua Pihak Hargai Perjuangan Perempuan

23 Desember 2023 - 07:51

Kelola Sampah secara Terpadu, Antam Gagas Program Momahe

11 Desember 2023 - 17:31

sultrakita.com, Pengelolaan Sampah Antam

Serikat Pekerja PT Antam UBPN Kolaka Bantu Rakyat Palestina

8 Desember 2023 - 17:17

PT Vale Raih CSA Awards 2023 Kategori The Best Materials Sector on the Main Board

24 November 2023 - 14:15

CSA Award
Trending di Terbaru