SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Sebanyak 380 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Kemenag menerima Surat Keputusan (SK) di gedung PKK Kabupaten Bone Kompleks Kantor Bupati Bone, Senin (2/6).
Diketahui untuk tahun 2024 dilingkup wilayah Provinsi Sulawesi selatan sebanyak 3500 orang dinyatakan lulus pendaftaran PPPK setelah melalui berbagai tahapan dan proses seleksi, dan Bone menjadi salah satu terbanyak lulus PPPK-nya.
Wakil bupati Bone Andi Akmal Pasluddin dalam momen penyerahan SK menitip pesan kepada para PPPK agar mengutamakan kinerja dalam melaksanakan tugasnya sebagai abdi negara dan menjaga kedisiplinan kerja.
“hari ini adalah momen penting bagi semua yang dinyatakan lulus menjadi PPPK, .ada yang sudah 30 tahun mengabdi ada yang 20 tahun, dan alhamdulillah di era pemerintahan presiden Prabowo seluruh honorer akan diangkat semuanya baik paruh waktu, maupun penuh waktu, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan ruang bagi mereka yang profesional dalam bekerja”
“Saya menitip pesan, komunikasi dan sinergitas harus diperkuat untuk Bone yang lebih baik, mari bahu-membahu dan bekerja sama dalam melaksankan tanggung jawab sebagai seorang abdi negara, dan yang paling penting adalah menjaga kinerja sebagai amanah yang harus dijalankan.
Kepala Kantor Wilayah (kakanwil) Kemenag provinsi Sulsel Alli Yafid meminta kepada para PPPK agar selalu menjunjung tinggi profesionalisme dalam mengemban amanah yang telah diberikan oleh negara agar dapat bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.
” Saya fokuskan hari ini bisa menjumpai secara langsung pppk yang sudah dilantik pada tanggal 26 kemarin dan menerima SK hari ini sebagai wujud kegembiraan saya, negara telah memberikan kepastian kepada para tenaga honorer yang telah membuktikan pengabdiannya selama ini,
“olehnya itu tingkatkan kinerja kalau kemarin gajinya hanya berkisar 500 ribu hingga 1 juta rupiah, sekarang setelah jadi PPPK gajinya berkisar 6-8 juta rupiah, bertambah tinggi kesejahteraan harus berbanding lurus dengan Kinerja yang diberikan, semangat kerja harus meningkat 100 persen,” pungkasnya. (WRD)






