SULTRAKITA.COM, LASUSUA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) meluncurkan program strategis dalam upaya mengurangi angka stunting melalui uji coba Makan Siang Bergizi Gratis. Program ini dirancang sebagai langkah nyata dalam menyehatkan anak-anak sekolah di Bumi Patowanua, serta mendukung program prioritas nasional yang digagas presiden terpilih Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Di bawah kepemimpinan Pjg Bupati Kolut Yusmin menggerakkan berbagai sektor untuk mensukseskan program makan siang bergizi gratis.
Pj Bupati Kolut, Yusmin mengaku optimis terhadap pelaksanaan program ini. Sebab, program makan siang bergizi gratis ini adalah bentuk nyata dukungan Pemkab terhadap program nasional presiden terpilih.
“Sebagai tahap awal, uji coba ini menargetkan sebanyak 2025 anak di 28 sekolah yang tersebar di 15 kecamatan. Anak-anak yang menjadi sasaran program ini akan menerima makanan bergizi sebanyak tiga kali dalam seminggu, dengan total pemberian makanan sebanyak 27 kali dalam empat bulan,” ujarnya.
Ia berharap, dengan uji coba ini anak-anak Kolaka Utara mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga bisa bersama-sama menurunkan angka stunting. “Insya Allah, ke depan kita akan memperluas program ini agar seluruh siswa bisa merasakannya,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taupik menjelaskan, bahwa hasil dari uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi untuk program jangka panjang. “Uji coba makanan bergizi gratis ini kami targetkan akan berjalan selama empat bulan, dengan sasaran 2025 anak. Kami berharap, setelah 27 kali pemberian makanan, kita bisa melihat perubahan signifikan dalam penurunan angka stunting. Ini adalah langkah awal, dan kami akan terus berupaya untuk menjangkau lebih banyak sekolah ke depannya,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkab juga telah melakukan persiapan awal yang matang, termasuk pengukuran berat badan, lingkar lengan, dan lingkar perut anak-anak yang menjadi sasaran program.
“Pada minggu kedua Desember, setelah semua pemberian makanan selesai, akan dilakukan evaluasi untuk melihat perubahan kesehatan anak-anak tersebut, serta keberhasilan program dalam menurunkan angka stunting,” tandasnya.
Untuk diketahui, acara peluncuran yang berlangsung meriah dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), para siswa dari berbagai sekolah, hingga perwakilan masyarakat.
Pelaksanaan acara ini tidak hanya sekadar seremoni, namun juga melibatkan berbagai kegiatan yang bertujuan mendukung ketahanan pangan dan lingkungan. Di antaranya adalah penebaran benih ikan nila dan bandeng di perairan sekitar, penanaman pohon kelapa, serta penanaman delapan jenis sayuran. Semua ini disiapkan sebagai upaya terpadu untuk mendukung keberlangsungan program makan siang bergizi gratis.
Selain itu, acara ini turut menggandeng PMI yang bekerjasama dengan BLUD RS Djafar Harun dalam menyelenggarakan donor darah, memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. (RLS)






