SULSEL_SULTRAKITA.COM, WATAMPONE — Sebuah Mobil Pickup yang mengangkut puluhan pelajar mengalami kecelakaan tunggal di Jalan poros Bone-Wajo, tepatnya di Desa Lattekko Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sabtu dini hari (15/3) sekitar pukul 02.00 WITA.
Kecelakaan terjadi saat mobil pickup dalam kondisi bak terbuka terbalik. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia di tempat, sementara puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka-luka.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Bone AKP H Musmulyadi mengatakan, Tim Satlantas Polres Bone segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan olah TKP.
Ia menekankan pentingnya kecepatan dalam penanganan kecelakaan, agar korban bisa segera ditangani.
“Semakin cepat kita bertindak, semakin besar peluang untuk menyelamatkan korban. Tim Satlantas Polres Bone tidak hanya melakukan evakuasi di TKP, tetapi juga mengunjungi korban yang dirawat di rumah sakit untuk memastikan penanganan medis berjalan optimal,” ujarnya.
AKP H Musmulyadi menegaskan penggunaan mobil bak terbuka untuk mengangkut penumpang merupakan pelanggaran berat yang dapat dipidana.
Hal ini diatur dalam Pasal 303 Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam UU tersebut dijelaskan, pelanggar bisa dikenakan hukuman kurungan paling lama satu bulan atau denda sebesar Rp 250 ribu.
“Kami menghimbau semua pihak, terutama pengemudi, untuk mematuhi aturan dan tidak mengambil risiko yang dapat berujung pada kecelakaan fatal. Ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan nyawa. Mobil bak terbuka tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang memadai, sehingga risiko kecelakaan dan korban jiwa sangat tinggi,” tegasnya
Selain itu, Kasat Lantas Polres Bone AKP H Musmulyadi menekankan pentingnya kondisi fisik pengemudi sebelum berkendara, serta memastikan pengemudi tidak dalam keadaan mengantuk.
“Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak tentang pentingnya keselamatan berkendara. Satlantas Polres Bone berharap insiden ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya. (WRD)






