SULTRAKITA.COM, KOLAKA – PT Vale Indonesia bersama Pemerintah Kecamatan dan Puskesmas Pomalaa memperkuat sinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Totobo, Selasa (21/4), sebagai upaya nyata mendukung target pemerintah pusat dalam pemberantasan penyakit Tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030.
Senior Coordinator Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa, dr. Aditya Hafria Vanani, menjelaskan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam memutus rantai penularan TBC.
Menurutnya, masalah kesehatan tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah atau perusahaan saja, melainkan butuh partisipasi aktif dari unit terkecil yaitu keluarga.
”Kami rutin mengadakan program sosial lingkungan terkait promosi kesehatan. Fokus kami adalah PHBS dan penanggulangan TBC melalui deteksi dini. Harapannya, masyarakat bisa menyebarluaskan ilmu ini sehingga angka kejadian TBC, khususnya di Kabupaten Kolaka, bisa terus menurun,” ujar dr. Aditya saat ditemui di usai kegiatan di Desa Totobo.
Selain fokus pada TBC, program ini juga mencakup intervensi stunting melalui pemberian bantuan gizi dan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). PT Vale bahkan memfasilitasi kehadiran dokter spesialis kandungan dan anak langsung ke Puskesmas untuk mendekatkan layanan medis kepada warga yang tinggal jauh dari rumah sakit.
Sekretaris Camat (Sekcam) Pomalaa, Hamdani Kahar menyambut baik konsistensi program ini. Ia mencatat bahwa kolaborasi yang terjalin antara sektor swasta, tenaga medis, dan pemerintah desa sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan akses informasi kesehatan.
”Kami sangat berterima kasih. Kami berharap kegiatan Promkes ini tetap berlanjut setiap bulannya sehingga masalah kesehatan di tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Pomalaa dapat teratasi secara menyeluruh,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Puskesmas Pomalaa dr. Hj. Armayanti menambahkan bahwa kolaborasi ini secara signifikan meningkatkan antusiasme warga untuk datang ke Posyandu.
Dalam kegiatan tersebut, warga tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga pelayanan medis gratis.
”Ada pemeriksaan kesehatan gratis, cek Penyakit Tidak Menular (PTM), hingga pemantauan tumbuh kembang balita. Kehadiran PT Vale di sini memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka secara mandiri,” pungkasnya.
Program promosi kesehatan ini direncanakan akan terus dilakukan secara bergilir di wilayah Kecamatan Pomalaa dan Baula guna memastikan pemerataan edukasi dan layanan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat. (bak)






