SULTRAKITA.COM, WAKATOBI – Bertempat di Luwuk Kabupaten Banggai (Kamis,13/12), Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanda kehormatan Satyalencana Wira Karya kepada Bupati Wakatobi H Arhawi.
Tanda Kehormatan Satya Lencana Wirakarya diberikan Presiden Jokowi berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 129/2018 tentang Penganugerahan Satya Lencana Wirakarya, sebagai penghargaan atas upaya Kepala Daerah dalam mengembangkan dan membangun laut di daerahnya.
Pemberian Penghargaan diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bertepatan dengan Hari Nusantara Nasional yang digelar dalam rangka memperingati deklariasi Djuanda 13 Desember 1957.
Penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya ini diterima Bupati Wakatobi Arhawi atas keberhasilannya di Bidang Pemerintahan dalam Pengembangan dan Pembangunan Kelautan tahun 2018.
Bupati Wakatobi Arhawi saat dikonfirmasi menyebutkan, dengan diterimannya penghargaan Satya Lencana Wira Karya ini, diharapkan lebih memantapkan akselerasi percepatan pencapaian Visi Kabupaten Wakatobi yaitu mewujudkan Wakatobi sebagai kabupaten maritim yang sejahtera dan berdaya Saing.

Bupati Wakatobi H. Arhawi bersama dengan Menteri Dalam Negeri
Lanjut Arhawi, torehan prestasi ini tentu sangat membanggakan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara khusus Kabupaten Wakatobi.
“Tentunya akan menjadi Kado terindah yang saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Wakatobi menjelang Hari Ulang Tahun Wakatobi yang akan di gelar tgl 18 Desember 2018,” tutup Arhawi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Wakatobi Oktawinus mengaku Bangga Atas terpilihnya Bupati Wakatobi sebagai salah satu penerima Anugerah Satya Lencana Wira Karya ini.
Hal ini disebabkan Penghargaan Satya Lencana Wira Karya adalah bentuk penghargaan Presiden kepada Kepala daerah yang di anggap berhasil dalam pengelolaan, pengembangan dan pembangunan kelautan melalui rencana aksi dan tindakan nyata.
Selain Bupati Wakatobi Arhawi, Penghargaan Tanda Kehormatan Satya Lencana Wirakarya juga diberikan kepada Bupati Banggai (Sulteng) Herwin Yatim, Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Sulsel) Syamsudin Andi Hamid, serta Bupati Lembata (NTT) Eliaser Yentji Sunur. (UH)






