SULSEL_SULTRAKITA.COM, BONE — Kesulitan warga menyeberangi sungai untuk mengangkut hasil pertanian di Desa Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, segera mendapat solusi. Kodim 1407/Bone kini membangun jembatan beton yang diharapkan memperlancar aktivitas masyarakat, khususnya para petani.
Selama ini, sungai menjadi salah satu jalur yang harus dilalui warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi petani, terutama ketika membawa gabah hasil panen dari persawahan menuju lokasi pengangkutan.
Pembangunan jembatan beton tersebut diharapkan dapat mengakhiri kesulitan itu sekaligus mempermudah mobilitas warga untuk berbagai keperluan lainnya.
Komandan Kodim (Dandim) 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan pembangunan jembatan dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kabupaten Bone.
Menurutnya, jembatan tersebut akan memberikan kemudahan bagi warga, baik dalam mengangkut hasil pertanian maupun membawa material untuk pembangunan rumah.
“Supaya besok mereka mengambil hasil panen, membangun rumah, tidak perlu lagi melintasi sungai besar,” kata Laode Muhammad Idrus saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, TNI berupaya hadir membantu masyarakat melalui kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
“Pokoknya kita bantu rakyat, kita bahagiakan rakyat. TNI bersama rakyat,” ujarnya.
Pembangunan jembatan beton di Desa Cinennung itu ditargetkan selesai dalam waktu satu setengah bulan atau sekitar 45 hari. Dengan target tersebut, masyarakat diharapkan dapat segera menikmati akses yang lebih mudah setelah pekerjaan rampung.
Pembangunan jembatan ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Hasanuddin, salah seorang warga Desa Cinennung, mengaku pembangunan tersebut sangat membantu karena selama ini warga harus menyeberangi sungai untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Setiap hari kami melewati sungai, jadi dengan adanya jembatan beton ini tentu akan lebih memudahkan aktivitas kami, terutama saat mengangkut hasil panen,” kata Hasanuddin.
Ia menjelaskan, kesulitan paling terasa ketika petani harus membawa gabah dari sawah menuju tempat pengangkutan. Karena itu, keberadaan jembatan beton dinilai akan sangat membantu kelancaran kegiatan pertanian.
Hasanuddin berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga jembatan bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Selama ini kami harus melewati sungai setiap hari. Kalau jembatan ini sudah selesai, kami tidak perlu lagi kesulitan menyeberang, apalagi saat membawa gabah hasil panen. Kami berharap pembangunannya cepat selesai supaya bisa segera digunakan,” ujarnya.
Selain menunjang kegiatan pertanian, jembatan tersebut juga diharapkan mempermudah warga membawa material bangunan untuk pembangunan rumah serta memenuhi kebutuhan lainnya.
Dengan akses yang lebih mudah, masyarakat Desa Cinennung diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Pembangunan ini sekaligus menjadi wujud upaya Kodim 1407/Bone dalam membantu mengatasi kesulitan warga melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat. (WRD)






