Menu

Mode Gelap

Wakatobi · 14 Jan 2022 20:16

Ratusan Warga Harap Bupati WakatobiTak Ganti Lurah Patipelong


Ratusan Warga Harap Bupati WakatobiTak Ganti Lurah Patipelong Perbesar

SULTRAKITA.COM, WAKATOBI — Ratusan Masyarakat menandatangani Petisi yang berisi permintaan kepada Bupati Wakatobi H Haliana, agar tidak mengganti Lurah Patipelong, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penandatanganan Petisi ini, menyusul isu yang berkembang di masyarakat terkait rencana Bupati Wakatobi H Haliana, mengganti Lurah Patipelong Syahrul Razak pada Januari ini.

Petisi ini ditandatangani 480 Warga, mereka menilai selama menjabat, Syahrul Razak memiliki kinerja baik dibidang pemerintahan, pelayanan, bidang sosial kemasyarakatan, dalam petisi itu meminta Bupati Wakatobi H Haliana, tidak mengganti Lurah Patipelong.

Maman Asfiadin, Ketua Karang Taruna Kelurahan Patipelong, menyebutkan, aksi dukungan kepada Lurah patipelong ini murni pergerakan masyarakat, hal ini dilakukan setelah menggelar pertemuan bersama sejumlah warga dan tokoh masyarakat.

“Penandatanganan Petisi dukungan masyarakat ini dilakukan selama tiga hari dan sudah kami kirimkan kepada Bupati Wakatobi, kami berharap agar Bupati Wakatobi dapat mengambil langkah yang tepat untuk tidak mengganti Lurah Patipelong, sesuai keinginan masyarakat, ” ucapnya saat ditemui sultrakita.com, Jum’at (14/1).

Baca juga :   Hugua Bagikan Paket Sembako Kepada Pengurus PDIP di Wakatobi

Salah seorang warga, Wa Mariani, mengaku, ia menandatangani petisi karena ia melihat Kinerja Lurah Patipelong yang dinilai baik, salah satu contoh, ketika masyarakat mengurus sesuatu di kelurahan, tidak pernah dipersulit.

Sama halnya yang diungkapkan salah satu nelayan Patipelong, La Puti, ia menyebut selama ini Lurah Patipelong banyak melakukan kerja-kerja sosial di kelurahan, mewujudkan pembangunan, menyelesaikan masalah, menjabat di pemerintahan dengan baik, penyantun, dan banyak dan lain-lain.

“Banyak Anak-anak sekolah dibantu, Kebijakan beliau sangat banyak, kami masyarakat nyaman dipimpin oleh pak Lurah itu. Saat ini kami dengar, petisi itu sudah dilihat oleh Bupati Wakatobi tapi belum direspon. Semoga Pak Bupati memahami hal ini,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu tokoh adat Kelurahan Patipelong La Mahawani, menyerukan agar warga dan pemimpin di daerah bisa sejalan dalam mewujudkan kesejahteraan, kenyamanan dan perubahan di Wakatobi.

“Apa yang diinginkan masyarakat, itu adalah hal yang utama dalam mempertahankan kebaikan di dalamnya. Kenyamanan masyarakat itu ditentukan oleh pemimpin yang baik. Maka segala sesuatu akan berjalan dengan baik. Insya Allah kesejahteraan itu kita nikmati semua,” pungkasnya. (AN)

Artikel ini telah dibaca 294 kali

Baca Lainnya

Desakan Pengawasan dan Penertiban Tambang Galian C Ilegal di Wakatobi Menguat

12 Maret 2026 - 13:26

Aktivitas Tambang Galian C Kembali Marak di Wakatobi, Warga Keluhkan Debu dan Dugaan Penambangan Ilegal

10 Maret 2026 - 13:00

Marak Judi Sabung Ayam di Kaledupa Saat Ramadan, Isu Bekingan Oknum Polisi Mencuat

27 Februari 2026 - 19:02

Abrasi Ancam Pantai Wambuliga, Balai Taman Nasional Wakatobi Tekankan Penanganan Serius

23 Februari 2026 - 22:20

Militansi Tanpa Batas: Jaelani Perkuat Loyalitas Kader Lewat Pendidikan Kader Loyalis di Wakatobi

20 Februari 2026 - 23:16

Jadi Pelopor Transportasi Murah, PT UKI Raya Lines Luncurkan KM Satria 99 Rute Wanci-Baubau

3 November 2025 - 20:15

Trending di Berita Utama