Menu

Mode Gelap

Berita Utama ยท 3 Apr 2022 03:10 WITA

Atasi Kelangkaan, Pemuda dan Pelajar Sultra Hasilkan Ribuan Liter Minyak Goreng Tradisional


 Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama Ketua DPD KNPI Sultra, Alvin Akawijaya
Putra Ali Mazi SH dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD. memperlihatkan minyak goreng tradisional buatan pemuda dan pelajar se Sultra Perbesar

Gubernur Sultra, Ali Mazi bersama Ketua DPD KNPI Sultra, Alvin Akawijaya Putra Ali Mazi SH dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD. memperlihatkan minyak goreng tradisional buatan pemuda dan pelajar se Sultra

SULTRAKITA.COM, KENDARI – Gerakan massal pembuatan minyak goreng secara tradisional yang diinisiasi oleh KNPI Provinsi Sultra bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra yang digelar Sabtu (2/4/2022) di SMKN 1 Kendari berlangsung sukses.

Pasalnya, gerakan massal yang melibatkan para pemuda dan pelajar yang tergabung dalam organisasi KNPI Sultra serta SMAN/SMKN sederajat se Sultra, berhasil menghasilkan ribuan liter minyak goreng.

Ketua DPD KNPI Sultra, Alvin Akawijaya Putra Ali Mazi SH mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud aksi nyata peran pemuda dan pelajar, dalam menjawab kelangkaan minyak goreng melalui kearifan lokal dengan memanfaatkan buah kelapa yang keberadaannya cukup melimpah di Sultra.

“Kita harus berbangga dengan gerakan kearifan lokal kita ini, karena dunia pun menjadikannya sebagai program dimana minyak kelapa ini merupakan turunan dari program economic recovery on provincial and regency level, yang merupakan inspirasi dari Event G20 Global economic recovery yang akan diadakan di Bali pada Oktober nanti. Jadi sekali lagi, kita sangat berbangga, sebab kita telah memulai meskipun melalui dengan gerakan skala kecil dan melokal, karena untuk menunjukan hal-hal yang besar, harus dimulai dari tindakan kecil dan terkadang dianggap sepele,” ucap Pria kelahiran Jakarta, 18 Mei 1996 ini.

Pria jebolan Universitas Gajah Mada, Yogyakarta Program S1 Fakultas Hukum, Konsentrasi Bisnis Hukum ini mengungkapkan, minyak goreng dari hasil kegiatan ini dapat disuplai selama bulan suci ramadhan. Sebab, rencananya minyak goreng dari kelapa ini akan dibagikan kepada Usaha Kecil Menengah, serta warga secara gratis.

“Kami yakin bahwa ini bisa menyuplai pasokan minyak goreng sampai ke bulan puasa. Karena setelah acara ini kami akan membagikan minyak goreng ini kepada Usaha Kecil Menendapath secara gratis termaksud dengan warga juga dan rumah makan,” tutur Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Sultra ini.

Ketua DPD KNPI Sultra, Alvin Akawijaya
Putra Ali Mazi SH bersama ketua Dharma Wanita Dikbud Sultra, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra Drs Asrun Lio MHum PhD

 

Diapun berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat memulihkan ekonomi di Sultra, khususnya pengadaan minyak goreng. Sebab, saat ini minyak goreng masih langka dan harganya dan mahal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD menilai upaya yang dilakukan KNPI Sultra sangat tepat dalam mengusulkan gerakan membuat minyak goreng dengan melibatkan pemuda dalam mengatasi kelangkaan dan harga minyak goreng yang saat ini masih tinggi.

“Ini mengatasi kelangkaan minyak goreng di Indonesia dan Sultra. Ada 3.000 tunggu yang dipakai, ini akan menghasilkan minyak goreng 12 ribu liter lebih hari ini,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD saat membantu siswa dalam pembuatan minyak goreng tradisional

Gerakan membuat minyak goreng secara massal bagi siswa SMA/SMK se-Sultra dilakukan secara serentak di 17 kabupaten/kota, khusus di Kota Kendari pembuatan minyak goreng dipusatkan di SMKN 1 Kendari dan diikuti seluruh SMA/SMK di kota itu.

Pria lulusan S3 Australian National Universty ini mengungkapkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perdagangan, serta Dharma Wanita Dinas Pendidikan Sultra bersama dengan KNPI dalam memberikan instruksi dan pemikiran tentang mengatasi kelangkaan minyak goreng.

“Hari ini Sabtu 2 April 2022, 17 kabupaten dan kota di Sultra terus bergerak bersama KNPI, Dinas Perdagangan, serta Dharma Wanita Dinas Pendidikan Sultra, serta para murid dan guru sekolah mengatasi kelangkaan minyak ini,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan hasil kegitan ini bisa menjadi rekor muri yang bisa ditawarkan dari cara berpikir cerdas, kolaboratif, serta menginspirasi sehingga kelangkaan minyak tidak menjadi keresahan publik, karena secara turun temurun bisa menghasilkan minyak. Disamping itu juga, para siswa yang membuat minyak goreng pada hari bisa langsung prakrek secara tradisional.

“Saya harap hasil minyak nya secara variasi, para guru pembimbing bisa menuliskan secara detail jenisnya dan SOP nya masing-masing, agar di evaluasi oleh Disperindag, sehingga bisa di pasarkan. Selanjutnya kami ingin menyampaikan gerakan ini di lakukan di Sultra untuk Indonesia. Jadi Indonesia maju, tentu karena ada Sultra di dalamnya,” jelasnya.

 

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi SH memberikan apresiasi kepada KNPI dan Dikbud Sultra, karena dapat menggerakan potensi yang ada.

“Saya sebagai gubernur memberikan apresiasi setinggi tinggi nya kepada KNPI Sultra karena dapat menggerakkan potensi anak – anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, seharusnya kegiatan ini bisa mendapatkan rekor Muri. Sebab, bila melihat kegiatan ini ada sekitar 3000 tungku yang melakukan penggorengan dengan menggunakan minyak kelapa dengan menggunakan kelapa dalam atau kelapa tradiaional.

“Sejak dulu semua tahu bahwa kalau kita tidak pernah terjadi kelangkaan minyak goreng. Inilah kita sekarang bisa menjawab tentang kelangkaan minyak goreng. Kalau masyarakat dan pemerintah dan organisasi bisa bergerak bersama maka di Sultra dan di bangsa, negara kita tidak akan terjadi kelangkaan minyak seperti sekarang terjadi sekarang ini. Jadi hari ini saya berikan apresiasi atas kerja sama KNPI dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga hari ini hadir bersama kita kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk juga mendukung dan mensuport kegiatan ini sehingga tidak berhenti hanya sampai disini,” jelasnya. (Ikl)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

BPS Mulai Lakukan SP2020 Lanjutan

17 Mei 2022 - 14:56 WITA

2022, Tujuh Daerah di Sultra Akan Dipimpin Pejabat Sementara

16 Mei 2022 - 17:35 WITA

Pj Sekda Pemprov Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD

Seleksi Sekda Kota Kendari Dimulai, Tujuh Kandidat Siap Tarung

16 Mei 2022 - 17:30 WITA

Sampaikan Visi dan Misi, Erman Siap Melayani Masyarakat Demi Terwujudnya Desa Yang Maju

14 Mei 2022 - 20:20 WITA

Permudah Akses Nomor Induk Kependudukan, Dikbud dan Disdukcapil Sultra Jalin Kerjasama

13 Mei 2022 - 15:53 WITA

Gubernur Sulsel Puji Komitmen dan Kontribusi PT Vale

13 Mei 2022 - 13:27 WITA

Trending di Berita Utama
error: Content is protected !!