Menu

Mode Gelap

Berita Utama · 4 Agu 2021 12:10

Balitbangtan BPTP Sultra Diseminasi Kedelai Varietas


Balitbangtan BPTP Sultra Diseminasi Kedelai Varietas Perbesar

SULTRAKITA.COM, KENDARI- Hamparan pertanaman kedelai seluas 153 M2 memasuki masa panen. Penanaman kedelai di Taman Agro Inovasi (Tagrinov) Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Tenggara adalah penanaman perdana untuk tiga jenis varietas kedelai. Ketiga jenis kedelai ini mengisi 1 blok dari 12 blok yang terplot di Tagrinov.

Saat dikonfirmasi (4/8/2021) Kepala Balitbangtan BPTP Sultra Muhammad Sidiq, STP, MM menyampaikan bahwa di lahan Taman Agro Inovasi dilakukan diseminasi berbagai varietas unggul tanaman kedelai yang dilepas oleh Balitbangtan yaitu Dena 1, Devon 1 dan Detap 1.

” Dena 1 dilepaskan tahun 2014, Devon 1 dilepaskan tahun 2015, sedangkan Detap 1 dilepaskan tahun 2017. Varietas-varietas ini, punya keunggulan masing-masing dan memiliki kemampuan dalam meningkatkan produktivitas tanaman kedelai, ” ulasnya.

Penanggung jawab kegiatan Siti Rahmah Karimuna, SP. menguraikan, bahwa penanaman dimulai dari bulan Mei hingga Juli. Dimana pihaknya bersama petugas lapangan, secara intensif melakukan persiapan tanam, pemeliharaan hingga memasuki umur panen selama 3 bulan. Pra penanaman dilakukan pengolahan tanah dan dibarengi dengan pemupukan.

Baca juga :   PT Vale Wujudkan Komitmen Peduli Lingkungan

Lanjutnya, Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik yakni campuran kotoran kambing dengan sekam padi perbandingan 2:1 per bedengan. Dimana, Petugas lapang mengatur jarak tanam 15 cm x 20 cm. Perlakuan selanjutnya yaitu melakukan penyemprotan pestisida nabati, penyemprotan dilakukan sebanyak 3 kali, dimulai saat tanaman kedelai berumur 1 bulan sejak masa tanam. Selanjutnya dilakukan dengan melihat kondisi pertanaman. Bila terjadi serangan hama maka dilakukan lagi penyemprotan”, kata Siti Rahmah Karimuna.

Untuk mengantisipasi serangan hama lain seperti lalat sambungnya, sekeliling areal blok penanaman ditanami serai dan beberapa jenis bunga. Penanaman ini sangat bermanfaat mengalihkan perhatian hama. Terdapat pula perangkap dari botol yang digelantungkan sekitar tanaman untuk menjebak hama.

” Botol yang telah dilubangi diisi kapas yang dilumuri alkohol. Bau alkohol akan menarik serangga untuk mendekati botol lalu terjebak dalam botol. Sedangkan untuk penyiraman, dilakukan melalui sprinkle yang telah dipasangi di areal Tagrinov. Alat penyiraman ini difungsikan saat tanaman mulai berumur 7-14 hari dan penyiraman dilakukan secara rutin pagi dan sore”, pungkasnya. (IKL)

Artikel ini telah dibaca 244 kali

Baca Lainnya

Idul Adha 1447 H, Personel Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sultra Salurkan 1,9 Ton Daging Kurban

27 Mei 2026 - 17:13

Polres Kolaka Sembelih 30 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Masyarakat

27 Mei 2026 - 16:01

PT ANTAM Tbk UBP Nikel Kolaka Serahkan 12 Ekor Hewan Qurban kepada Masyarakat

26 Mei 2026 - 11:32

Terbongkar dari Foto dan Video, Tim Elang Polres Kolaka Bekuk Terduga Pelaku Pelecehan Anak

24 Mei 2026 - 11:01

PT Vale Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV kepada Pelajar SMPN 1 Pomalaa

23 Mei 2026 - 13:13

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, PT Vale Serahkan Bantuan Alat Penyelamatan Air dan First Aid Kepada Pos SAR Kolaka

22 Mei 2026 - 18:06

Trending di Berita Utama